Kamis, 22 Okt 2026 05:55 WIB

Rumah Jagal Anjing di Surabaya Digerebek, 6 Hewan Sudah Terpotong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Jul 2022 20:20 WIB
Anjing yang belum dipotong di rumah jagal di Surabaya
Anjing yang belum dipotong di rumah jagal di Surabaya

selalu.id - Komunitas pencinta hewan satwa Animal Hope Shelter Indonesia menggerebek salah satu rumah di Jalan Pesapen IV No 34 Surabaya yang diduga menjadi tempat jagal Anjing, Minggu (31/7/2022).

Founder dan Leader Animals Hope Shelter Indonesia, Christian Joshua Pale membenarkan adanya rumah jagal anjing tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Joshua menyampaikan, komunitasnya telah mendapatkan informasi dari warga pukul 03.40 WIB. Kemudian, pihaknya melakukan pengecekan.

Ternyata, menurutnya rumah tersebut benar digunakan sebagai jagal anjing.

"Saat saya tiba, saya mendapati empat ekor anjing yang dimasukan ke dalam karung, keempat kakinya dipaksa ditekuk dan mulutnya diikat," kata Joshua.

Sayangnya, saat melalukan penggerebekan,
Josua mengaku telat. Lantaran sebelum dirinya datang sudah ada enam ekor anjing yang dijagal.

"Kami telat karena ada enam ekor yang sudah dipotong," ujarnya

Penggerebekan tersebut juga didampingi oleh pihak kepolisian, serta mendapati dua orang yang diduga sebagai pelaku penjagalan.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Jadi, saat kami grebek. Ada dua orang di rumah tersebut. Mereka adalah adik dan kakak yang melakukan pembunuhan terhadap anjing tersebut," ujarnya.

Joshua juga menjelaskan, sebelumnya komunitasnya sempat mendapatkan informasi itu dari warga sekitar dua minggu lalu.

"Dapat informasi dari salah satu followers saya kalau di kawasan tersebut memang ada rumah yang digunakan untuk menjagal anjing," ujarnya.

Setelah mendapat informasi, Komunitas hewan tersebut bergegas untuk melakukan penggerebekan. Sayangnya, dari informasi, alamat yang diberikan oleh followers tidak sesuai.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

“Akhirnya saya pergi tetapi alamatnya berbeda. Karena tidak mau pulang dengan tangan kosong saya berkeliling tanya ke warga sebagai pembeli, dimana yang jual daging anjing," terangnya.

Joshua telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polrestabes Surabaya dengan LP LP/B/862 /VII/2022/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.

"Dua orang tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Untuk anjing-anjing yang masih hidup kami langsung evakuasi," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).