Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

Begini Kondisi Terdakwa Pencabulan di Shiddiqiyyah saat Menjalani Sidang Pertama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 17:18 WIB
Terdakwa Mas Bechi saat menjalani sidang online dari Rutan Kelas 1 Surabaya (Medaeng)
Terdakwa Mas Bechi saat menjalani sidang online dari Rutan Kelas 1 Surabaya (Medaeng)

selalu.id - Terdakwa pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah MSAT atau Mas Bechi menjalani sidang perdana secara daring dari Rutan Kelas 1 Surabaya (Medaeng), Senin (18/7/2022). Sidang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya dengan agenda pembacaan dakwaan.

Terlihat terdakwa duduk menghadap perangkat komputer mengikuti jalannya sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Terdakwa mengenakan kaos hitam dan mengenakan masker warna putih.

Baca Juga: Terganjal Kasus Pencabulan, Ketua INKAI Surabaya Ajukan Penangguhan Penahanan

Kuasa Hukum Terdakwa, I Gede Pasek Suardika, mengatakan kondisi Moch Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi hingga saat ini masih dalam kondisi baik.

"Kondisi mas Bechi baik tentu merasa terdzalimi," kata Gede, usai persidangan perdana Mas Bechi di PN Surabaya, Senin (18/7/2022).

Terdzalimi yang dimaksudkan oleh kuasa hukum terdakwa adalah terdakwa mendaptkan hujatan dari masyarakat tanpa ada pembelaan diri.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeang Wahyu Hendrajati mengatakan kondisi mas Bechi pasca melakukan isolasi mandiri dalam kondisi baik.

Baca Juga: Polda Jatim Proses Hukum Tersangka Pelecehan Santriwati di Bangkalan

"Tadi pagi mengikuti sidang secara online," kata Wahyu saat dihubungi.

Wahyu mengungkapkan, seusai ditempatkan satu sel dengan tahanan lain, mas Bechi sudah berbaur dengan warga binaan yang lain.

"Sudah Berbaur dengan warga binaan yang lain," tambahnya.

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

Persidangan secara online dan tertutup ini dimulai pukul 9.40 WIB yang berlangsung selama 45 menit.

Sidang tersebut dihadiri oleh kuasa hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika. Lalu ada terdakwa mas Bechi yang terhubung secara online dan 10 Jaksa Penutut Umum (JPU) Kajati Jatim. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.