Jumat, 23 Okt 2026 09:25 WIB

Sidang Perdana Pencabulan di Shiddiqiyyah Digelar Daring, JPU: Kami Hanya Ikut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 13:41 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur,  Mia Amiati, saat di Pengadilan Negeri Surabaya
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati, saat di Pengadilan Negeri Surabaya

selalu.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim menyebut sidang perdana kasus pencabulan santriwati Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang di Pengadilan Negeri Surabaya ini digelar tertutup dan tidak ada arogansi dari berbagai pihak, Senin (18/7/2022). Sidang perdana ini beragendakan pembacaan dakwaan.

Kepala Kejaksaan Tinggi, Mia Amiati, mengatakan bahwa nantinya sidang kedua akan dilanjutkan, Senin (25/7/2022) mendatang dengan agenda Eksepsi dari kuasa hukum.

Baca Juga: Bebas Bersyarat Dicabut, Mas Bechi Terpidana Pencabulan Santriwati Kini Masuk Bui Lagi

Mia mengatakan, isi pembacaan dakwaan tersebut dengan pasal berlapis dan dakwaan alternatif. Terdakwa dikenakan
Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman pidana 12 tahun.

Kemudian, pasal 289 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun. Lalu 294 KUHP ayat 2 kedua ancaman pidana 7 tahun juncto pasal 65 ayat 1 KUHP.

"Bukti dan saksi sudah dipegang berdasarkan penyidikan. Kami yakin bisa membuktikan," kata Mia, kepada wartawan usai sidang perdana Mas Bechi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Cabuli Anak di Bawah Umur, Eks Pengurus Perbankin Surabaya Cuma Divonis Dua Tahun

Lebih lanjut, Mia menjelaskan bahwa dari penasehat hukum ingin persidangan ini dilakuan secara offline, namun belum dikabulkan. Sebab, harus mengajukan secara tertulis sesuai dengan majelis Hakim.

"Online ini, Kami hanya ikut ketentuan dari lembaga pemasyarakatan,"ujarnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa, I Gede Pase Suardika, mengatakan, kondisi Mas Bechi baik-baik saja di dalam lapas. Meski demikian, Mas Bechi dalam kondisi mental yang kurang baik.

Baca Juga: Oknum Pengurus Ponpes Sidogiri Cabuli 4 Santri Tiga Kali Seminggu dalam Empat Tahun

"Mas Bechi baik, tapi merasa terdzalimi," pungkasnya.

Persidangan secara online dan tertutup ini dimulai pukul 9.40 WIB yang berlangsung selama 45 menit. Mas Bechi sendiri dihadirkan secara daring di Rutan kelas 1 Madaeng Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.