Sabtu, 06 Jun 2026 05:36 WIB

Langkah Pemkot Surabaya Cegah Praktik Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Jul 2022 11:55 WIB
Kampung Sememi, Surabaya
Kampung Sememi, Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melakukan pendataan ulang bagi warga pendatang yang tinggal indekos di eks Lokalisasi Moroseneng, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Pendataan dilakukan untuk mencegah praktik prostitusi terselubung di kawasan tersebut.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan kesepakatan dengan beberapa pihak terkait.

Kecamatan Benowo mengadakan rapat koordinasi, dari jajaran Polsek, Koramil, Ketua RT/RW setempat, hingga organisasi keagamaan dan masyarakat.

"Pada tanggal 29 Juli 2022 telah diadakan pertemuan di Pendopo Kantor Kecamatan Benowo. Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan," kata Denny di kantornya, Selasa (12/7/2022).

Kesepakatan tersebut, lanjut Denny, bahwa petugas Satpol PP Kecamatan Benowo bersama Polsek dan Koramil akan menggelar pengamanan (PAM) bersama. Pengamanan tersebut di depan Taman Anggrek, Jalan Sememi Jaya II Surabaya. PAM bersama ini dimulai pada pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

"PAM bersama ini dilaksanakan terhitung mulai tanggal 29 Juli 2022," ujarnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Satpol PP Kecamatan bersama Sie Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Sememi juga melaksanakan operasi pendataan kepada warga.

"Pendataan menyasar warga luar kota yang indekos di wilayah RW I atau sekitar eks Lokalisasi Moroseneng," jelasnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, untuk memasifkan pencegahan adanya prostitusi terselubung. Ia juga memastikan telah meminta dukungan bantuan personel Satpol PP pusat.

Dukungan Satpol PP pusat itu untuk memperkuat PAM bersama tiga pilar, yakni Kecamatan, Polres dan Koramil.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Mulai tanggal 29 Juni 2022, kita sudah mengadakan operasi pengamanan bersama unsur tiga pilar Kecamatan Benowo. Juga, mendirikan Pos PAM di depan Taman Anggrek mulai pukul 21.00 - 04.00 WIB setiap hari," jelasnya.

Denny juga menuturkan bahwa warga RW I Kelurahan Sememi dengan tegas menolak adanya praktik prostitusi terselubung. Khususnya di kawasan eks lokalisasi Moroseneng.

"Warga berharap kepada Pemkot Surabaya melakukan operasi gabungan dan menindak kegiatan prostitusi terselubung di eks lokalisasi Moroseneng," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.