Kamis, 22 Okt 2026 05:27 WIB

Langkah Pemkot Surabaya Cegah Praktik Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Jul 2022 11:55 WIB
Kampung Sememi, Surabaya
Kampung Sememi, Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melakukan pendataan ulang bagi warga pendatang yang tinggal indekos di eks Lokalisasi Moroseneng, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Pendataan dilakukan untuk mencegah praktik prostitusi terselubung di kawasan tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan kesepakatan dengan beberapa pihak terkait.

Kecamatan Benowo mengadakan rapat koordinasi, dari jajaran Polsek, Koramil, Ketua RT/RW setempat, hingga organisasi keagamaan dan masyarakat.

"Pada tanggal 29 Juli 2022 telah diadakan pertemuan di Pendopo Kantor Kecamatan Benowo. Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan," kata Denny di kantornya, Selasa (12/7/2022).

Kesepakatan tersebut, lanjut Denny, bahwa petugas Satpol PP Kecamatan Benowo bersama Polsek dan Koramil akan menggelar pengamanan (PAM) bersama. Pengamanan tersebut di depan Taman Anggrek, Jalan Sememi Jaya II Surabaya. PAM bersama ini dimulai pada pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

"PAM bersama ini dilaksanakan terhitung mulai tanggal 29 Juli 2022," ujarnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Satpol PP Kecamatan bersama Sie Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Sememi juga melaksanakan operasi pendataan kepada warga.

"Pendataan menyasar warga luar kota yang indekos di wilayah RW I atau sekitar eks Lokalisasi Moroseneng," jelasnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, untuk memasifkan pencegahan adanya prostitusi terselubung. Ia juga memastikan telah meminta dukungan bantuan personel Satpol PP pusat.

Dukungan Satpol PP pusat itu untuk memperkuat PAM bersama tiga pilar, yakni Kecamatan, Polres dan Koramil.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Mulai tanggal 29 Juni 2022, kita sudah mengadakan operasi pengamanan bersama unsur tiga pilar Kecamatan Benowo. Juga, mendirikan Pos PAM di depan Taman Anggrek mulai pukul 21.00 - 04.00 WIB setiap hari," jelasnya.

Denny juga menuturkan bahwa warga RW I Kelurahan Sememi dengan tegas menolak adanya praktik prostitusi terselubung. Khususnya di kawasan eks lokalisasi Moroseneng.

"Warga berharap kepada Pemkot Surabaya melakukan operasi gabungan dan menindak kegiatan prostitusi terselubung di eks lokalisasi Moroseneng," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).