Rabu, 22 Jul 2026 20:56 WIB

Langkah Pemkot Surabaya Cegah Praktik Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Jul 2022 11:55 WIB
Kampung Sememi, Surabaya
Kampung Sememi, Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melakukan pendataan ulang bagi warga pendatang yang tinggal indekos di eks Lokalisasi Moroseneng, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Pendataan dilakukan untuk mencegah praktik prostitusi terselubung di kawasan tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan kesepakatan dengan beberapa pihak terkait.

Kecamatan Benowo mengadakan rapat koordinasi, dari jajaran Polsek, Koramil, Ketua RT/RW setempat, hingga organisasi keagamaan dan masyarakat.

"Pada tanggal 29 Juli 2022 telah diadakan pertemuan di Pendopo Kantor Kecamatan Benowo. Pertemuan itu menghasilkan beberapa kesepakatan," kata Denny di kantornya, Selasa (12/7/2022).

Kesepakatan tersebut, lanjut Denny, bahwa petugas Satpol PP Kecamatan Benowo bersama Polsek dan Koramil akan menggelar pengamanan (PAM) bersama. Pengamanan tersebut di depan Taman Anggrek, Jalan Sememi Jaya II Surabaya. PAM bersama ini dimulai pada pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

"PAM bersama ini dilaksanakan terhitung mulai tanggal 29 Juli 2022," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Satpol PP Kecamatan bersama Sie Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Sememi juga melaksanakan operasi pendataan kepada warga.

"Pendataan menyasar warga luar kota yang indekos di wilayah RW I atau sekitar eks Lokalisasi Moroseneng," jelasnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, untuk memasifkan pencegahan adanya prostitusi terselubung. Ia juga memastikan telah meminta dukungan bantuan personel Satpol PP pusat.

Dukungan Satpol PP pusat itu untuk memperkuat PAM bersama tiga pilar, yakni Kecamatan, Polres dan Koramil.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Mulai tanggal 29 Juni 2022, kita sudah mengadakan operasi pengamanan bersama unsur tiga pilar Kecamatan Benowo. Juga, mendirikan Pos PAM di depan Taman Anggrek mulai pukul 21.00 - 04.00 WIB setiap hari," jelasnya.

Denny juga menuturkan bahwa warga RW I Kelurahan Sememi dengan tegas menolak adanya praktik prostitusi terselubung. Khususnya di kawasan eks lokalisasi Moroseneng.

"Warga berharap kepada Pemkot Surabaya melakukan operasi gabungan dan menindak kegiatan prostitusi terselubung di eks lokalisasi Moroseneng," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.