Selasa, 03 Feb 2026 05:12 WIB

Rentetan Kasus Pencabulan di Shiddiqiyyah Jombang, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Jul 2022 13:42 WIB
Konfresnsi Pers di Rutan Kelas 1 Surabaya
Konfresnsi Pers di Rutan Kelas 1 Surabaya

selalu.id - Selain tersangka pencabulan MSAT, Polda Jatim telah mengamankan 5 orang tersangka yang dianggap menghalangi petugas polisi melakukan penangkapan di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Jombang, Jumat (7/7/2022) kemarin.

Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan tercatat sebanyak 321 orang diamankan dalam penangkapan kemarin dan berstatus sebagai saksi.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Mereka sudah kita amankan, statusnya masih saksi, rencana akan kita pulangkan hari ini,"kata Totok, usai Konferensi Pers di Rutan 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jumat (8/7/2022).

Totok menyampaikan, dari 5 orang yang telah ditetapkan tersangka itu, satu orang yang diduga menghalangi penangkapan pada Minggu (3/7/2022) lalu, dan 4 orang tersangka yang diduga menghalangi penangkapan pada Kamis (8/7/2022) kemarin.

"Siang ini kita akan lakukan penahanan terhadap lima tersangka," ungkap Totok.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lima tersangka tersebut dijerat dengan pasal 19 UU 12 tahun 2022 tentang tindak pidana asusila, khususnya terkait perbuatan mencegah, merintangi proses penyidikan.

"Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah massa pendukung MSAT yang berada di dalam Pondok Shiddiqiyyah diangkut oleh polisi. Massa yang diamnkan tersebut diangkut dalam tiga truk.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan massa yang diangkut, di antaranya dua orang yang menghalang- halangi polisi yang hendak masuk pesantren untuk melakukan penangkapan.

"Ya sama sukarelawan dari luar-luar daerah kan ada di dalam, masih kita data di polres (Jombang), yang kita bawa (massa) tiga truk. Jumlahnya, nanti akan kita data ke polres kita akan periksa semua nanti perkembangan akan kita informasikan," ujar Dirmanto. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.