Kamis, 22 Okt 2026 21:40 WIB

Khilafatul Muslimin Ikrar Setia NKRI, Wali Kota Eri: Kita Berikan Pekerjaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jun 2022 17:33 WIB
Perwakilan warga Khifalaful Muslimin, Khoiri Hidayat
Perwakilan warga Khifalaful Muslimin, Khoiri Hidayat

selalu.id - Sebanyak 300 warga Khilafatul Muslimin Surabaya Raya menegaskan untuk menjunjung tinggi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka mengikuti deklarasi kebangsaan bersama yang digelar Forkopimda di Balai Pemuda, Surabaya, Rabu (30/6/2022).

Perwakilan warga Khifalaful Muslimin, Khoiri Hidayat, menyampaikan bahwa dengan digelarnya deklarasi kebangsaan ini, pihaknya membuktikan bahwa khilafatul muslimin bukanlah negara, melainkan jamaah.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

"Kita juga bukan ideologi tapi ajaran (islam).
Khilafatul muslimin ini bukan kembali ke NKRI Kami dari dulu sejak diumatkan kealipahan 18 juli 1997 itu kami menjunjung tinggi pncasila dan uu dasar itu karena kami hidup disini,"kata Khoiri.

Khoiri menegaskan, karena Khilafatul Muslimin hidup di Negara Indonesia, pihaknya menjunjung tinggi Pancasila. Begitu pula, warga Khilafatul yang hidup di negara lain. Misalnya di Malaysia akan menjunjung dasar negeranya.

"Warga khilafah yang hidup di jepang atau dimana-mana akan menjunjung sesuai negara,"jelasnya.

"Justru kaum khilafah ini melaksanakan ajaran Islam ini karena pingin negeri kami ini diberkahi oleh Allah,"imbuhnya.

Baca Juga: Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menuturkan, Pemkot Surabaya bersama Polrestabes Surabaya akan membina warga Khilafatul Muslimin yang juga bagian dari masyarakat Surabaya. Pihaknya memberi pekerjaan, seperti warga Surabaya lainnya.

"Kita tak hanya memberikan deklarasi langsung selesai. Ketika sebagian dari mereka masuk kedalam Masyarakat Penghasilan Rendah (MBR). Yang terus kita berikan pekerjaan sama seperti warga surabaya lainnya,"ujarnya.

Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya tidak memberlakukan berbeda. Sebab, pihak Khilafatul Muslimin menyampaikan bahwa mereka menjunjung tinggi pancasila dan NKRI

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

"Kita pantau terus karena sebenarnya ajaran itupun adalah ajaran yang asnamul jannah. Tadi juga ada NU dan Muhammadiyah untuk memastikan itu,"pungkasnya.

Deklarasi ini dihadiri oleh Forkopimda Jatim, di antaranya Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Ketua MUI Jatim dan sejumlah toko agama. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.