Senin, 19 Okt 2026 02:41 WIB

Dosen Unair Tertipu Investasi Proyek Gudang Mobil Timor Milik Tommy Soeharto

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Jun 2022 17:53 WIB
Dosen hukum administrasi Universitas Airlangga (Unair), Dr. Lanny Ramli bersama saksi dari pihaknya menunjukkan bukti laporan penipuan di PN Surabaya. Selasa (28/6/2022).
Dosen hukum administrasi Universitas Airlangga (Unair), Dr. Lanny Ramli bersama saksi dari pihaknya menunjukkan bukti laporan penipuan di PN Surabaya. Selasa (28/6/2022).

selalu.id - Dosen Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tertipu oleh investasi besi tua bangunan dari gudang mobil yang sudah tidak berproduksi.

Dosen Hukum Administrasi Unair, Lanny Ramli, mengaku dirinya diiming-imingi proyek gudang dari mobil Timor milik putra dari mantan Presiden RI ke-2, Tommy Soeharto.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

"Itu untuk proyek Timor, proyeknya Tomi Soeharto, mobil Timor. Jadi, dia memborong gedungnya, besi tuanya. Tapi, sebetulnya yang disebut besi tua itu gudang-gudang gitu, ya barang bekas," kata Lanny, usai Sidang Kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (28/6/2022).

Lanny menceritakan kasus penipuan yang dialaminya tersebut berawal diawal tahun 2021. Bermula di persidangan sekitar bulan Februari.

"Awal mula bulan Februari 2021, seperti saya sampaikan waktu persidangan di bulan Februari 2021," ujarnya.

Selain itu, awal mula mengenal terdakwa, Ahmad Hanif sejak Januari 2021. Lanny mengaku kerap diiming-imingi perihal lahan parkir. Lantaran tergiur, ia pun menyetujuinya.

"Akhir Januari 2021, nominalnya untuk lahan parkir, sudah investasi ke (terdakwa I Ketut Budha) Rp 320 juta untuk pembangunan, itu jasa kontruksi istilahnya dia. Kemudian, untuk lahan parkirnya minta saya," ujarnya.

Bahkan, terdakwa sempat melarikan diri dan menutup akses komunikasi. Lanny pun, sempat kelabakan mencari keberadaan Ahmad Hanif.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Saya sudah melaporkan, tapi dia (Ahmad Hanif) lari, HP'nya mati. Belum ada hasil kelar atau apa, SP2HP belum saya terima dan mau saya tanyakan di Polrestabes Surabaya," tuturnya.

Lebih lanjut, Lanny mengungkapkan, alasannya tergiur bujuk rayu Ahmad Hanif lantaran sudah menunjukkan sejumlah berkas dan lokasi.

Kemudian, terdakwa meminta uang dengan cara dibayar secara bertahap.

Namun, hal tersebut tak sesuai realisasinya. Sebab, tak ada gedung, kantor, atau perusahaan yang dijanjikan.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

"Ternyata tak ada perusahannya," ujar dia.

Perihal dalih Ahmad Hanif saat sidang, ia kerap naik pitam ketika terdakwa selalu menggiring kasus ke arah perdata. Supaya, terdakwa tak terjerat kurungan pidana.

"Supaya dia tidak ada alasan untuk dihukum secara pidana. Tak benar sama sekali toh, ini aja (Saksi Julianna) tamu yang baru datang saja sudah ditawarkan investasi, apalagi, saya yang menjanjikan bahwa itu hanya kerjasama atau utang, ia kan bilang utang," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.