Selasa, 21 Jul 2026 21:14 WIB

Mensos Risma Jadikan Pahlawan Ekonomi Surabaya Percontohan UMKM Nasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Jun 2022 20:48 WIB
Mensos Risma bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat  opening workshop Pahlawan Ekonomi
Mensos Risma bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat opening workshop Pahlawan Ekonomi

selalu.id - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini membawa program Pahlawan Ekonomi (PE) di Surabaya menjadi percontohan nasional. Melalui program ini, Mensos Risma juga ingin UMKM secara nasional bisa berkembang juga.

Risma mengatakan, tahun 2022 ini para Pahlawan Ekonomi dari Surabaya akan memulai menjadi mentor. Mereka akan berkeliling mengenalkan strategi menjaga bisnis UMKM secara nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Itulah yang kami mulai. Sebab, teman-teman timur ini sebenarnya punya keinginan dan pekerja keras. Sehingga, kemudian kami ajari marketing produk, branding, hingga packaging," kata Risma saat hadir opening roadshow workshop dan bazar Pahlawan Ekonomi kawasan Jalan Ketandan Baru, Kecamatan Genteng, Sabtu (25/6/2022).

Mensos Risma bercerita, PE digagas dengan semangat bersama mengubah nasib warga kurang mampu.

Melalui pemberdayaan UMKM, kata dia, warga diajarkan dalam hal produksi, pengemasan, perizinan, hingga marketing.

Hasilnya, para pelaku UMKM sukses memasarkan berbagai produk hingga ke luar negeri. Tak sedikit pula, sebagian dari mereka juga merekrut banyak tenaga kerja.

Menariknya, Pemkot Surabaya kala itu tidak menggelontorkan bantuan dalam bentuk modal.

"Sebetulnya, modal ini nomor sekian. Selalu kalau ngomong usaha, saya selalu ditanyai modal dari mana. Tapi, pembelajaran dari pahlawan ekonomi, kuncinya bukan modal melainkan semangat," ujarnya.

Menurutnya semangat yang tak kenal menyerah itulah yang membuat para pahlawan ekonomi naik kelas dari sisi ekonomi.

"Dari yang awalnya di grade paling rendah, melompat di level tinggi dari sisi ekonomi," tuturnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Diketahui, Pahlawan Ekonomi ini merupakan salah satu program yang digagas oleh Mensos Risma saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

Dimulai sejak 2010, para ibu rumah tangga dari keluarga miskin diberi jalan untuk mengembangkan bisnis di skala UMKM melalui pelatihan dan pendampingan komprehensif.

Hasilnya, jumlah UMKM naik pesat. Di tahun pertama (2010), jumlah UMKM yang ikut pelatihan 92 UMKM. Kemudian, naik hingga mencapai 8.565 UMKM setelah 7 tahun berselang.

Melalui program ini pula, para PE juga mendapat pelatihan manejemen keuangan. Sehingga, uang yang digunakan tak hanya habis untuk produksi namun juga bisa untuk keperluan mendesak lainnya.

"Memang, di program pahlawan ekonomi bukan hanya kualitas marketing, branding, atau packaging saja. Namun juga diajari manajemen keuangan," jelasnya.

"Sehingga, mereka bisa memiliki tabungan untuk masa tua. Jadi, tidak langsung habis. Mereka punya kantong untuk kesehatan, pendidikan, hingga asuransi," katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendukung program tersebut. Bukan hanya di tingkat nasional, intervensi pun telah dilakukan oleh Pemkot.

Para pengusaha yang sukses melalui program Pahlawan Ekonomi menjadi mentor untuk pelaku UMKM baru lainnya.

"Pahlawan Ekonomi adalah UMKM yang bergerak. Mereka bisa menarik tenaga kerja hingga UMKM baru. PE akan memberikan pengalaman sekaligus semangat untuk bertarung," katanya.

Bagi dia, semangat berjuang menjadi penting dalam memulai usaha. Sehingga, tidak pesimis dan bisa berhasil, hal ini membuat Pemkot ingin kuatkan lagi program ini.

"Siapa yang mau berusaha dan punya keyakinan pasti berhasil," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter.