Minggu, 06 Sep 2026 02:29 WIB

Viral Video Sapi Bergelimpangan di RPH Surabaya, Virus PMK?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Jun 2022 14:10 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video yang menjadi viral di media sosial terkait sejumlah sapi yang tergeletak di kandang Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya. Diduga sapi tersebut terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berasal dari Pujon Malang.

Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter @indra_awidiya. Nampak beberapa ekor sapi tergeletak di lantai seperti tidak mampu berdiri.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Lokasi di RPH pegirian surabaya. Sapi perah bergelimpangan, infonya cuma dibeli jagal dengan harga 2-5 juta per ekor. Kebanyakan sapi-sapi pmk dari Pujon-Ngantang. Penghasilan mereka ya dari sapi perah, kalo udah gini artinya mereka kehilangan penghasilan. Ibarat PHK besar-besaran,"kata akun twitter tersebut yang diunggah, Selasa (7/6/2022).

Menanggapi hal tersebut, Direktur RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho membantah video viral itu. Ia mengaku tidak ada gejala klinis penyakit PMK terhadap sapi-sapi yang ada di video itu

"Kondisi sapi 'ambruk' di video itu karena sapi sudah tua, tidak produktif, dan kondisinya tidak bisa berjalan. Sehingga begitu datang ke RPH langsung masuk di ruang potong hewan, dan siap dipotong," kata Fajar saat dikonfirmasi, Sabtu (10/6/2022).

Fajar menjelaskan bahwa sapi-sapi perah tersebut tidak semua langsung dipotong. Sehingga, beberapa diantaranya terlihat ambruk dan tergeletak di lantai.

"Video itu yang diframe seolah-olah sapi di RPH lemas terkena virus PMK. Padahal bukan,"tegasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kata dia, saat ini kondisi kandang yang ada sapi-sapi perah yang ambruk itu sekarang sudah tidak ada. Sebab aturan RPH melarang sapi tersebut berada di tempat pemotongan, kecuali siap dipotong.

"Sapi itu yang mendatangkan jagal, bukan milik RPH. Sapi perah boleh dipotong asalkan sudah afkir, sudah tua, tidak produktif dan tidak bisa diperah susunya,"jelasnya.

Lebih lanjut Fajar menyampaikan, RPH Surabaya juga melakukan pembersihan rutin juga dilakukan sesuai prosedur. termasuk penyemprotan disinfektan di ruang potong, tempat pencacahan daging, saluran pembuangan, dan kandang

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Hal itu sebagai upaya meningkatkan bio safety dan bio security untuk mencegah masuknya virus PMK di lingkungan RPH Kota Surabaya,"terangnya.

Ia pun menambahkan bahwa sebenarnya video viral tersebut mengingatkan pemilik untuk mengeluarkan sapi di ruang pemotongan sapi.

"Video aslinya sebenarnya untuk mengingatkan pemilik sapi untuk mengeluarkan sapi-sapinya dari ruang potong. Tapi dimanfaatkan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.