Minggu, 01 Feb 2026 23:56 WIB

Viral Video Sapi Bergelimpangan di RPH Surabaya, Virus PMK?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Jun 2022 14:10 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video yang menjadi viral di media sosial terkait sejumlah sapi yang tergeletak di kandang Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya. Diduga sapi tersebut terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berasal dari Pujon Malang.

Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter @indra_awidiya. Nampak beberapa ekor sapi tergeletak di lantai seperti tidak mampu berdiri.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Lokasi di RPH pegirian surabaya. Sapi perah bergelimpangan, infonya cuma dibeli jagal dengan harga 2-5 juta per ekor. Kebanyakan sapi-sapi pmk dari Pujon-Ngantang. Penghasilan mereka ya dari sapi perah, kalo udah gini artinya mereka kehilangan penghasilan. Ibarat PHK besar-besaran,"kata akun twitter tersebut yang diunggah, Selasa (7/6/2022).

Menanggapi hal tersebut, Direktur RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho membantah video viral itu. Ia mengaku tidak ada gejala klinis penyakit PMK terhadap sapi-sapi yang ada di video itu

"Kondisi sapi 'ambruk' di video itu karena sapi sudah tua, tidak produktif, dan kondisinya tidak bisa berjalan. Sehingga begitu datang ke RPH langsung masuk di ruang potong hewan, dan siap dipotong," kata Fajar saat dikonfirmasi, Sabtu (10/6/2022).

Fajar menjelaskan bahwa sapi-sapi perah tersebut tidak semua langsung dipotong. Sehingga, beberapa diantaranya terlihat ambruk dan tergeletak di lantai.

"Video itu yang diframe seolah-olah sapi di RPH lemas terkena virus PMK. Padahal bukan,"tegasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kata dia, saat ini kondisi kandang yang ada sapi-sapi perah yang ambruk itu sekarang sudah tidak ada. Sebab aturan RPH melarang sapi tersebut berada di tempat pemotongan, kecuali siap dipotong.

"Sapi itu yang mendatangkan jagal, bukan milik RPH. Sapi perah boleh dipotong asalkan sudah afkir, sudah tua, tidak produktif dan tidak bisa diperah susunya,"jelasnya.

Lebih lanjut Fajar menyampaikan, RPH Surabaya juga melakukan pembersihan rutin juga dilakukan sesuai prosedur. termasuk penyemprotan disinfektan di ruang potong, tempat pencacahan daging, saluran pembuangan, dan kandang

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Hal itu sebagai upaya meningkatkan bio safety dan bio security untuk mencegah masuknya virus PMK di lingkungan RPH Kota Surabaya,"terangnya.

Ia pun menambahkan bahwa sebenarnya video viral tersebut mengingatkan pemilik untuk mengeluarkan sapi di ruang pemotongan sapi.

"Video aslinya sebenarnya untuk mengingatkan pemilik sapi untuk mengeluarkan sapi-sapinya dari ruang potong. Tapi dimanfaatkan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.