Jumat, 04 Sep 2026 14:19 WIB

Pemkot Surabaya Beri Santunan Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Mei 2022 16:14 WIB
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto. Pemberian santuan dilakukan di Kantor Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Selasa (17/5/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot akan menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat dari kecelakaan maut Tol Sumo KM 712+400 A, Senin (16/5/2022) kemarin.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Eri mengatakan, tak hanya Pemkot yang memberikan santunan. Namun Jasa Raharja juga menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat.

"Hari ini, santunan korban meninggal langsung diberikan oleh Pak Dirut Jasa Raharja sendiri, kami matur nuwun atas nama mewakili korban kecelakaan," kata Eri,

Dengan memberikan santunan itu, Eri menyampaikan, keluarga korban untuk tidak khawatir soal pengobatan dan biaya perawatan di RS.

Sebab, Pemkot Surabaya juga hadir memberikan pendampingan hingga korban selamat dinyatakan sembuh.

"Tadi saya sampaikan di setiap RS juga ada perwakilan Pemkot Surabaya, sehingga saya minta keluarga untuk tenang, saat berada di RS ketika membutuhkan apapun tinggal colek saja perwakilan pemkot di sana,"ujarnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Lebih lanjut Eri menjelaskan, pihaknya juga memberikan pendampingan trauma healing kepada para keluarga korban.

"InsyaAllah ketika ada yang ditinggalkan orang tuanya, maka menjadi kewajiban Pemkot Surabaya memberikan jaminan untuk terus mendapatkan pendidikan sampai yang paling tinggi," tuturnya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono menambahkan, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan berupa santunan.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Namun, juga membantu untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dengan memberikan pelatihan dan sebagainya agar keluarga yang ditinggalkan bisa survive pasca kejadian tersebut.

Kata dia, Jasa Raharja memberikan santunan kepada masing-masing korban meninggal dunia senilai Rp 50 juta, sedagkan untuk korban luka-luka senilai Rp 20 juta.

"Bantuan ini tidak menjadi batas maksimal karena kami telah berintegrasi dan berkolaborasi dengan BPJS, artinya yang digunakan pertama adalah santunan dari Jasa Raharja, kemudian bisa ditingkatkan kalau misal dirasa kurang bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Kebaikan Menghampiri, Tapi Ada Teman yang Iri

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.