Selasa, 03 Feb 2026 01:48 WIB

Pemkot Surabaya Beri Santunan Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Mei 2022 16:14 WIB
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto. Pemberian santuan dilakukan di Kantor Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Selasa (17/5/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot akan menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat dari kecelakaan maut Tol Sumo KM 712+400 A, Senin (16/5/2022) kemarin.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Eri mengatakan, tak hanya Pemkot yang memberikan santunan. Namun Jasa Raharja juga menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat.

"Hari ini, santunan korban meninggal langsung diberikan oleh Pak Dirut Jasa Raharja sendiri, kami matur nuwun atas nama mewakili korban kecelakaan," kata Eri,

Dengan memberikan santunan itu, Eri menyampaikan, keluarga korban untuk tidak khawatir soal pengobatan dan biaya perawatan di RS.

Sebab, Pemkot Surabaya juga hadir memberikan pendampingan hingga korban selamat dinyatakan sembuh.

"Tadi saya sampaikan di setiap RS juga ada perwakilan Pemkot Surabaya, sehingga saya minta keluarga untuk tenang, saat berada di RS ketika membutuhkan apapun tinggal colek saja perwakilan pemkot di sana,"ujarnya.

Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Lebih lanjut Eri menjelaskan, pihaknya juga memberikan pendampingan trauma healing kepada para keluarga korban.

"InsyaAllah ketika ada yang ditinggalkan orang tuanya, maka menjadi kewajiban Pemkot Surabaya memberikan jaminan untuk terus mendapatkan pendidikan sampai yang paling tinggi," tuturnya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono menambahkan, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan berupa santunan.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Namun, juga membantu untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dengan memberikan pelatihan dan sebagainya agar keluarga yang ditinggalkan bisa survive pasca kejadian tersebut.

Kata dia, Jasa Raharja memberikan santunan kepada masing-masing korban meninggal dunia senilai Rp 50 juta, sedagkan untuk korban luka-luka senilai Rp 20 juta.

"Bantuan ini tidak menjadi batas maksimal karena kami telah berintegrasi dan berkolaborasi dengan BPJS, artinya yang digunakan pertama adalah santunan dari Jasa Raharja, kemudian bisa ditingkatkan kalau misal dirasa kurang bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.