Senin, 02 Feb 2026 14:02 WIB

Pemkot Surabaya Beri Santunan Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Sumo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Mei 2022 16:14 WIB
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto
Wali Kita Surabaya saat memberi santunan keluarga korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto. Pemberian santuan dilakukan di Kantor Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Selasa (17/5/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot akan menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat dari kecelakaan maut Tol Sumo KM 712+400 A, Senin (16/5/2022) kemarin.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Eri mengatakan, tak hanya Pemkot yang memberikan santunan. Namun Jasa Raharja juga menanggung perawatan dan pengobatan korban yang selamat.

"Hari ini, santunan korban meninggal langsung diberikan oleh Pak Dirut Jasa Raharja sendiri, kami matur nuwun atas nama mewakili korban kecelakaan," kata Eri,

Dengan memberikan santunan itu, Eri menyampaikan, keluarga korban untuk tidak khawatir soal pengobatan dan biaya perawatan di RS.

Sebab, Pemkot Surabaya juga hadir memberikan pendampingan hingga korban selamat dinyatakan sembuh.

"Tadi saya sampaikan di setiap RS juga ada perwakilan Pemkot Surabaya, sehingga saya minta keluarga untuk tenang, saat berada di RS ketika membutuhkan apapun tinggal colek saja perwakilan pemkot di sana,"ujarnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Lebih lanjut Eri menjelaskan, pihaknya juga memberikan pendampingan trauma healing kepada para keluarga korban.

"InsyaAllah ketika ada yang ditinggalkan orang tuanya, maka menjadi kewajiban Pemkot Surabaya memberikan jaminan untuk terus mendapatkan pendidikan sampai yang paling tinggi," tuturnya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono menambahkan, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan berupa santunan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Namun, juga membantu untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dengan memberikan pelatihan dan sebagainya agar keluarga yang ditinggalkan bisa survive pasca kejadian tersebut.

Kata dia, Jasa Raharja memberikan santunan kepada masing-masing korban meninggal dunia senilai Rp 50 juta, sedagkan untuk korban luka-luka senilai Rp 20 juta.

"Bantuan ini tidak menjadi batas maksimal karena kami telah berintegrasi dan berkolaborasi dengan BPJS, artinya yang digunakan pertama adalah santunan dari Jasa Raharja, kemudian bisa ditingkatkan kalau misal dirasa kurang bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.