Rabu, 22 Jul 2026 06:18 WIB

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Turi Baru Usulkan Keringanan Harga Listrik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Mei 2022 21:21 WIB
Suasana pedagang pasar Turi Baru
Suasana pedagang pasar Turi Baru

selalu.id - Pascaliburan lebaran Idul Fitri, tampak puluhan stand makanan di Pasar Turi Baru Surabaya masih banyak yang kosong.

Pantauan selalu.id masih banyak stand yang masih tertutup dan hanya satu stand yang dibuka yakni stand ayam geprek.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemilik stand yang enggan disebut namanya, Amanda nama samaran menyampaikan memang belum banyak stand yang terisi.

"Ada 60 stand yang siap dipakai, tapi baru ada 5 yang jualan. kami semua dari TPS (Tempat Penampungan Sementara)," kata Amanda, Senin, (9/5/2022).

Amanda, yang sudah 26 tahun berjualan ini sebelum Pasar Turi terbakar. Ia mengaku pengunjung sampai saat ini masih sepi.

"Jadi dari TPS pindah sini. Tapi pengunjung belum banyak yang datang," kata dia.

Ia pun berharap, Pemkot Surabaya dan pengelola memberikan tambahan waktu tempo pembayaran kontrak. Sebab selama ini, pengelola memberikan waktu cicilan 6 kali.

"Kalau bisa service charge nya kalau foodcourt itu 1.155.000 listrik keamanan dan air. Belum biaya sewa stand 10 juta per tahun Krn dari TPS dicicil 5 kali. Harapannya bisa ditambah waktunya," ujarnya.

Hal yang sama juga dialami Samuin, pemilik toko aksesoris ponsel di Pasar Turi Baru Surabaya lantai 5, Samuin berharap Pemkot Surabaya mendengarkan apa yang memberatkan mereka.

Yakni salah satunya harga listrik, Samuin berharap biaya listrik untuk para pemilik stand diturunkan.

"Kalaupun nggak bisa diturunkan, seenggaknya ada lah berita tertulis. Soalnya harga listrik Rp 222 ribu itu berubah-ubah terus. Kadang naik, kadang turun," ujarnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Lebih lanjut Samuin menjelaskan, Pasar Turi Baru masih sepi pengunjung yang datang sejak diresmikan sejak bulan Maret 2022 lalu.

"Pengunjung nggak ada perubahan walau sudah diresmikan, pengunjungnya sepi. Jadi pedagang mengeluh semua," kata dia.

Dari sisi pedagang, Samuin menyebut bahwa pembiayaan sewa dan listrik tiap bulannya cukup memberatkan. Usai diresmikan, Ia menyebut bahwa pembiayaannya tiap bulan makin banyak.

"Kayak listrik bayarnya awalnya cuma Rp 200 ribu tiap bulannya. Sekarang ditambah PPn 11 persen jadi Rp 222 ribu Aku ada 2 toko jadi total Rp 444 ribu" ujarnya.

Biaya itu, lanjutnya, belum termasuk biaya sewa tahunan. Selama setahun, dirinya harus membayara biaya sewa stand 15 juta rupiah.

"Tapi karena sebelumnya saya berjualan di TPS (Tempat Penampungan Sementara), kami dapat keringanan jadi 10 juta," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara, salah satu pengelola yang tidak ingin disebut namanya, Sis nama samaran mengeluhkan tingginya harga sewa dan harga listrik.

Dalam sebulan, Sis mengakui pihaknya harus membayar Rp 480 ribu untuk listrik ditambah PPn 11 persen.

"Aku kan nyewa disini harganya 480 ribu dan PPn 11 persen. Tapi kalau buat yang punya toko disini, harganya 200 ribu per bulan untuk listrik," kata Sis.

Menurut Sis, seharusnya pengelola Pasar Turi Baru Surabaya lebih memudahkan dan meringankan biaya penyewa.

"Apalagi pengunjung juga gak banyak, kan juga berat kalau harus bayar biaya sewa tahunan dan listrik bulanan," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.