Kamis, 22 Okt 2026 04:11 WIB

Pedagang Pasar Turi Baru Keluhkan Sepi Pembeli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Mei 2022 15:10 WIB
Suasana di Pasar Turi Baru
Suasana di Pasar Turi Baru

selalu.id - Pasar Turi Baru telah buka sejak diresmikan 20 Maret 2022 lalu. Namun, sejak dibuka dan melewati momen Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, Pasar Turi Baru tetap sepi pengunjung.

Supardi, pemilik salah satu toko konveksi mengaku pengunjung masih tak terlalu banyak dibandingkan sebelumnya saat berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Kata dia Pembukaan kembali oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak mengubah apapun.

"Pengunjung tetap sama, gak begitu banyak yang datang," kata Supardi, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, meski pengunjung bertambah, mereka tidak akan datang lagi kembali. dalam artian sebagai langganan, atau menjadikan Pasar Turi sebagai tempat jujugan berbelanja.

"Sekali datang, terus pulang, nggak kesini lagi besok-besoknya. Kurang kuat mengikat pengunjung untuk menjadikan tempat ini sebagai one stop shopping," paparnya.

Supardi mengungkapkan, banyak stand-stand yang masih tutup di Pasar Turi Baru. Pembeli pun tidak bisa memenuhi kebutuhannya karena tidak lengkap.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Hampir seluruh toko masih tutup, yang buka ya cuma di lantai 1, itu pun kebanyakan ya konveksi," kata dia.

Supardi tidak menampik, pengunjung atau pembeli lebih banyak memilih Pasar Grosir Surabaya (PGS). Karena ia menyebut, tempat yang berseberangan dengan Pasar Turi Baru itu lebih lengkap.

Seperti yang dirasakan Yayuk Syafiyah (62),
salah seorang pengunjung PGS, Yayuk mengaku baru saja kembali dari Pasar Turi Baru.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Masih banyak yang kosong, ada toko yang buka ya cuma baju, mebel, sama perkakas. Nggak banyak pilihannya," kata dia.

Yayuk sempat berkeliling hingga lantai atas. Disana, mayoritas toko masih tutup. Sehingga Ia tak mendapat barang yang dibutuhkannya.

"Yang buka cuma di lantai 1. Lantai atas lain memang sudah buka tapi nggak banyak. Lantai 2 dan 3 banyak baju-baju prajurit ya," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).