Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

Pedagang Pasar Turi Baru Keluhkan Sepi Pembeli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Mei 2022 15:10 WIB
Suasana di Pasar Turi Baru
Suasana di Pasar Turi Baru

selalu.id - Pasar Turi Baru telah buka sejak diresmikan 20 Maret 2022 lalu. Namun, sejak dibuka dan melewati momen Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, Pasar Turi Baru tetap sepi pengunjung.

Supardi, pemilik salah satu toko konveksi mengaku pengunjung masih tak terlalu banyak dibandingkan sebelumnya saat berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kata dia Pembukaan kembali oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak mengubah apapun.

"Pengunjung tetap sama, gak begitu banyak yang datang," kata Supardi, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, meski pengunjung bertambah, mereka tidak akan datang lagi kembali. dalam artian sebagai langganan, atau menjadikan Pasar Turi sebagai tempat jujugan berbelanja.

"Sekali datang, terus pulang, nggak kesini lagi besok-besoknya. Kurang kuat mengikat pengunjung untuk menjadikan tempat ini sebagai one stop shopping," paparnya.

Supardi mengungkapkan, banyak stand-stand yang masih tutup di Pasar Turi Baru. Pembeli pun tidak bisa memenuhi kebutuhannya karena tidak lengkap.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Hampir seluruh toko masih tutup, yang buka ya cuma di lantai 1, itu pun kebanyakan ya konveksi," kata dia.

Supardi tidak menampik, pengunjung atau pembeli lebih banyak memilih Pasar Grosir Surabaya (PGS). Karena ia menyebut, tempat yang berseberangan dengan Pasar Turi Baru itu lebih lengkap.

Seperti yang dirasakan Yayuk Syafiyah (62),
salah seorang pengunjung PGS, Yayuk mengaku baru saja kembali dari Pasar Turi Baru.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Masih banyak yang kosong, ada toko yang buka ya cuma baju, mebel, sama perkakas. Nggak banyak pilihannya," kata dia.

Yayuk sempat berkeliling hingga lantai atas. Disana, mayoritas toko masih tutup. Sehingga Ia tak mendapat barang yang dibutuhkannya.

"Yang buka cuma di lantai 1. Lantai atas lain memang sudah buka tapi nggak banyak. Lantai 2 dan 3 banyak baju-baju prajurit ya," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.