Gabungan Organisasi Mahasiswa Surabaya Cipayung Plus Gelar Demo 13 April Besok
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 12 Apr 2022 14:59 WIB
selalu.id - Gabungan kelompok organisasi Mahasiswa Surabaya yang mengatasnamakan diri Cipayung Plus berencana menggelar aksi di depan Gedung DPRD Surabaya dan Pertamina Jagir pada Rabu (13/4/2022) besok.
Ketua Umum PC IMM Surabaya, Fajar T Septiono, mengatakan, pihaknya akan membawa kurang lebih 700 masa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Fajar menambahkan, Cipayung Plus terdiri dari IMM, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik (PMKRI).
Fajar menyampaikan, ada dua tuntutan yang akan dibawa dalam aksi bseok, yakni pertama adalah soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan pokok.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Ia meminta pemerintah untuk mengembalikan harga Pertamax seperti sebelumnya dan menstabilkan harga bahan-bahan pokok.
"Karena mengingat saat ini ekonomi kita sedang mencoba untuk pulih dari pandemi, tapi pemerintah ini malah menghajar rakyat kita, menghajar UMKM (Usaha Kecil Mikro dan Menengah) dengan kenaikan harga minyak dan kenaikan PPN menjadi 11 persen," kata Fajar, Selasa (12/4/2022)
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Kemudian, tuntutan kedua adalah meminta presiden Jokowi untuk membuat pernyataan tertulis terkait dengan tidak adanya perpanjangan masa jabatan presiden. Maupun penundaan Pemilu.
"Kami sudah sering dibohongi oleh Jokowi pertama pada tahun 2013 beliau bilang tidak akan maju Presiden tapi nyatanya pada pemilu 2014 dia mencalonkan diri sebagai calon presiden dia juga mengatakan anaknya itu tidak tertarik dengan politik tapi nyatanya anak dan menantunya itu menjadi Wali Kota Solo dan Medan," jelasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi