Rabu, 04 Feb 2026 14:31 WIB

Ratusan Perangkat Desa Ikuti Kuliah Program RPL di Unesa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 16:52 WIB
Ratusan Mahasiswa Ikuti kuliah perdana Program RPL
Ratusan Mahasiswa Ikuti kuliah perdana Program RPL

selalu.id - Sebanyak 619 mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa 2022 mengikuti kuliah umum di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Rabu (30/3/2022).

Ratusan mahasiswa tersebut merupakan para kepala desa, perangkat desa, pengurus BUM desa, pendamping desa dan pegiat desa dari 419 desa di Kabupaten Bojonegoro yang telah lolos seleksi RPL Desa 2022 di UNESA.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila

Selain itu, RPL Desa merupakan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, UNESA dan UNY.

Nantinya, para mahasiswa tersebut mendapat beasiswa dan akan menempuh studi selama empat semester atau dua tahun.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Halim Iskandar, mengatakan, program ini dihadirkan untuk mendorong kemajuan desa.

"Karena itu, tidak boleh dianggap main-main. Apalagi dianggap sebagai formalitas belaka untuk mendapatkan titel sarjana," kata Halim.

Salah satu jajaran staf dari Desa Talun, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Rofiul A'la, mengungkapkan, RPL Ini merupakan peluang emas yang boleh disia-siakan.

Rofiul bertekad, seluruh ilmu perkuliahan yang diampuhnya di Jurusan Administrasi Negara bisa membawa kemajuan untuk desanya.

"Intinya, untuk melatih kami bergerak langsung di bawah pembinaan desa atau di masyarakat dalam susunan program-program (desa). Nantinya, semoga bisa untuk membantu pemberdayaan masyarakat," kata Rofiul.

RPL ini dianggapnya sebagai jalan emas membantu pembangunan desa, dia pun melakukan persiapan sematang mungkin.

Rofiul tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Sebab, baginya peluang itu tak datang dua kali.

Baca Juga: Dapur Bergizi Perdana di Sukomanunggal Resmi Beroperasi, Ribuan Pelajar Siap Nikmati MBG

Baginya sesusah apapun rintangan yang dihadapi, kemajuan wilayahnya manjadi fokus utama yang terus dikejar.

Jika ada kesempatan, seusai menyelesaikan RPL jenjang S-1, dia ingin menempuh gelar S-2 melalui program yang sama.

"Belajar semaksimal mungkin, ini tujuan kami untuk ke jenjang berikutnya dan berjanji untuk lanjut ke S2 itu janji kami," ujarnya.

Mahasiswa RPL lainnya, Muhamm Syahroni juga tak kalah semangat dari Rofiul.

Tujuannya sama, pemberdayaan masyarakat dan membangun kemajuan desa menjadi poin utama yang membuat tekadnya berapi-api mengikuti program ini.

"Kami berangkat dari desa, jadi harus mengabdikan kembali kepada desa itu prinsip saya," tegas mahasiswa RPL yang asal Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Kasus Mahasiswi UMM, LBH Lira Minta Penyidik Kaji Pembunuhan Berencana

Di samping itu, menumpuh pendidikan di bangku kuliah merupakan cita-citanya yang sudah lama ingin diwujudkan.

Dia pun bersyukur bisa menjadi salah perserta dari 691 orang yang mengeyam program serupa.

"Ini petama kalinya saya kuliah. Saya bersyukur dan mungkin tidak saya saja tetapi rekan-rekan (sesama jajaran pengurus desa) yang dulu belum sempat kuliah atau putus kuliah maupun terkendala usia," kata mahasiswa RPL Jurusan Administrasi Negara ini.

Berdasarkan rincian, 691 mahasiswa RPL itu merupakan kepala desa, perangkat desa, pegiat desa, BUM desa, dan pendamping desa dari 419 desa di Kabupaten Bojonegoro.

Ratusam peserta itu tersebar di lima prodi berbeda, yakni Program studi di Unesa meliputi, S-1 Administrasi Negara sebanyak 291 mahasiswa, S-1 Manajemen ada 98 mahasiswa, S-1 Sosiologi ada 75 mahasiswa, S-1 Pendidikan Luar Sekolah ada 29 mahasiswa dan S-1 Akuntansi sebanyak 126. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.