Jumat, 05 Jun 2026 03:44 WIB

Ratusan Perangkat Desa Ikuti Kuliah Program RPL di Unesa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 16:52 WIB
Ratusan Mahasiswa Ikuti kuliah perdana Program RPL
Ratusan Mahasiswa Ikuti kuliah perdana Program RPL

selalu.id - Sebanyak 619 mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa 2022 mengikuti kuliah umum di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Rabu (30/3/2022).

Ratusan mahasiswa tersebut merupakan para kepala desa, perangkat desa, pengurus BUM desa, pendamping desa dan pegiat desa dari 419 desa di Kabupaten Bojonegoro yang telah lolos seleksi RPL Desa 2022 di UNESA.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Selain itu, RPL Desa merupakan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, UNESA dan UNY.

Nantinya, para mahasiswa tersebut mendapat beasiswa dan akan menempuh studi selama empat semester atau dua tahun.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Halim Iskandar, mengatakan, program ini dihadirkan untuk mendorong kemajuan desa.

"Karena itu, tidak boleh dianggap main-main. Apalagi dianggap sebagai formalitas belaka untuk mendapatkan titel sarjana," kata Halim.

Salah satu jajaran staf dari Desa Talun, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Rofiul A'la, mengungkapkan, RPL Ini merupakan peluang emas yang boleh disia-siakan.

Rofiul bertekad, seluruh ilmu perkuliahan yang diampuhnya di Jurusan Administrasi Negara bisa membawa kemajuan untuk desanya.

"Intinya, untuk melatih kami bergerak langsung di bawah pembinaan desa atau di masyarakat dalam susunan program-program (desa). Nantinya, semoga bisa untuk membantu pemberdayaan masyarakat," kata Rofiul.

RPL ini dianggapnya sebagai jalan emas membantu pembangunan desa, dia pun melakukan persiapan sematang mungkin.

Rofiul tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Sebab, baginya peluang itu tak datang dua kali.

Baca Juga: Tingkatkan Pendidikan dan Peluang Kerja, Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi

Baginya sesusah apapun rintangan yang dihadapi, kemajuan wilayahnya manjadi fokus utama yang terus dikejar.

Jika ada kesempatan, seusai menyelesaikan RPL jenjang S-1, dia ingin menempuh gelar S-2 melalui program yang sama.

"Belajar semaksimal mungkin, ini tujuan kami untuk ke jenjang berikutnya dan berjanji untuk lanjut ke S2 itu janji kami," ujarnya.

Mahasiswa RPL lainnya, Muhamm Syahroni juga tak kalah semangat dari Rofiul.

Tujuannya sama, pemberdayaan masyarakat dan membangun kemajuan desa menjadi poin utama yang membuat tekadnya berapi-api mengikuti program ini.

"Kami berangkat dari desa, jadi harus mengabdikan kembali kepada desa itu prinsip saya," tegas mahasiswa RPL yang asal Desa Banjarejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Satlantas Polresta Sidoarjo Bentuk Karakter Pelajar Lewat Pembinaan Polisi Cilik

Di samping itu, menumpuh pendidikan di bangku kuliah merupakan cita-citanya yang sudah lama ingin diwujudkan.

Dia pun bersyukur bisa menjadi salah perserta dari 691 orang yang mengeyam program serupa.

"Ini petama kalinya saya kuliah. Saya bersyukur dan mungkin tidak saya saja tetapi rekan-rekan (sesama jajaran pengurus desa) yang dulu belum sempat kuliah atau putus kuliah maupun terkendala usia," kata mahasiswa RPL Jurusan Administrasi Negara ini.

Berdasarkan rincian, 691 mahasiswa RPL itu merupakan kepala desa, perangkat desa, pegiat desa, BUM desa, dan pendamping desa dari 419 desa di Kabupaten Bojonegoro.

Ratusam peserta itu tersebar di lima prodi berbeda, yakni Program studi di Unesa meliputi, S-1 Administrasi Negara sebanyak 291 mahasiswa, S-1 Manajemen ada 98 mahasiswa, S-1 Sosiologi ada 75 mahasiswa, S-1 Pendidikan Luar Sekolah ada 29 mahasiswa dan S-1 Akuntansi sebanyak 126. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.