Rabu, 22 Jul 2026 19:34 WIB

Diduga Memperkosa Pemandu Lagu, Oknum Satpol PP Surabaya Dilaporkan ke Polisi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Mar 2022 15:12 WIB
Korban saat melapor ke Mapolrestabes Surabaya
Korban saat melapor ke Mapolrestabes Surabaya

selalu.id - Anggota satpol PP Surabaya diduga melakukan tindakan pemerkosaan kepada seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah karaoke. Anggota tersebut dilaporkan ke Mapolrestabes Surabaya, Selasa (29/3/2022).

Kakak kandung korban, Sukarjo mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) dengan nomor laporan, LP/B/439/III/2022/SPKT/Polrestabes. SBY.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Sukarjo menyampaikan, pemerkosaan tersebut berawal ketika korban menginap di kantor di salah satu tempat karaoke di Surabaya. Ketika itu, adiknya memang dalam keadaan mabuk karena pengaruh minuman keras.

"Kejadiannya Sabtu, 26 Maret 2022 lalu. Sekitar pukul 5.27 WIB," kata Sukarjo.

Kemudian, oknum Satpol PP Kota Surabaya mendatangi tempat karaoke korban dan langsung masuk. Ketika itu, pria tersebut juga sudah dalam kondisi mabuk usai meminum alkohol.

Usai terbangun, korban merasa ada yang aneh dengan dirinya. Dan setelah melihat rekaman CCTV di ruangan tersebut, ternyata perempuan itu mengalami tindakan asusila dari terlapor.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sukarjo mengungkapkan, dalam rekaman CCTV di ruangan tersebut juga terlihat bahwa salah satu anggota Satpol PP tersebut melakukan tindak pidana pemerkosaan sebanyak dua kali.

Lebih lanjut, Sukarjo mengakui jika adiknya tersebut memang bekerja sebagai pemandu lagu. Namun menurut dia, korban bukan tipe perempuan yang mau diajak sebagai pelampiasan nafsu.

"Meski adik saya bekerja sebagai pemandu karoke, bukan berarti bisa dijadikan pelampiasan nafsu lelaki bejat," jelasnya.

Dengan pelaporan tersebut, Sukarjo berharap agar Polrestabes Surabaya mengusut tuntas kasus ini. Dirinya juga menginginkan supaya terlapor segera menerima sanksi hukuman dari pihak kepolisian.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Harapan kami terlapor segera mendapat hukuman. Semoga ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami sangat menyesalkan kejadian ini menimpa adik saya," ucapnya.

Sementara itu Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan tersebut.

"Sudah kami terima mas laporannya," kata Tri. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.