Sabtu, 05 Sep 2026 06:19 WIB

Ini Kata Produsen Soal Kelangkaan Minyak Goreng Curah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Mar 2022 13:22 WIB
Stok minyak goreng di salah satu minimarket
Stok minyak goreng di salah satu minimarket

selalu.id - Kelangkaan minyak goreng curah setelah pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan menimbulkan asumsi bahwa adanya praktek nakal dalam pendistribusian minyak ke pasar. Produsen mengklaim bahwa mereka terus berproduksi.

Humas PT Megasurya Mas, Ponco Agung Wibisono, mengatakan, bahwa produksi minyak goreng tidak pernah berhenti. Ponco juga menyebut produksinya tidak terhambat saat stok minyak hilang dari pasar beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Produksi Minyak Goreng Ilegal di Sidoarjo, 4 Orang Diamankan

"Produksi nggak ada masalah. Tiap hari kami tetap produksi minyak goreng dengan jumlah maksimal ," kata Ponco, Jumat (18/3/2022).

Ponco menyampaikan, PT Megasurya Mas memproduksi 450 ton minyak goreng kemasan per bulan, untuk kemasan 18 liter, produksi mencapai 1200 ton.

"Untuk beberapa grup merk minyak tertentu, bisa 7500-8000 Ton per bulan atau kadang bisa 10. 000 ton per bulannya.

Baca Juga: Pastikan Stok Minyak Goreng Aman, Wabup Sidoarjo Mimik Turun Gunung

Lebih lanjut, Ponco menjelaskan, stok minyak goreng sendiri sempat menipis sejak awal Bulan Februari hingga pertengahan Maret.

Ponco mengaku beberapa kali PT Megasurya Mas melakukan operasi pedagang pasar, pihaknya juga menggelontorkan ribuan ton liter minyak goreng untuk pedagang pasar.

"Kami selalu bantu stok minyak goreng yang katanya habis. Sejak dulu produksi aman-aman saja, tapi stok di pasaran nggak ada. Terus larinya kemana?" heran Ponco.

Baca Juga: Minyak Tak Sesuai Takaran, Fraksi PKB DPRD Surabaya: Harus Sanksi

Sejak HET dihapus pada Rabu (16/3/202) lalu, stok minyak goreng tiba-tiba membludak. Ponco juga mengaku mendapatkan laporan bahwa stok minyak goreng di pasaran banyak, dengan harga yang sangat tinggi.

"Harganya tinggi, barangnya banyak. Kita tinggal tunggu saja kapan harganya turun. Karena kalau banyak barang, harga turun sendiri. Soalnya nggak laku pasti dijual murah," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.