Senin, 02 Feb 2026 07:32 WIB

Ini Kata Produsen Soal Kelangkaan Minyak Goreng Curah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Mar 2022 13:22 WIB
Stok minyak goreng di salah satu minimarket
Stok minyak goreng di salah satu minimarket

selalu.id - Kelangkaan minyak goreng curah setelah pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan menimbulkan asumsi bahwa adanya praktek nakal dalam pendistribusian minyak ke pasar. Produsen mengklaim bahwa mereka terus berproduksi.

Humas PT Megasurya Mas, Ponco Agung Wibisono, mengatakan, bahwa produksi minyak goreng tidak pernah berhenti. Ponco juga menyebut produksinya tidak terhambat saat stok minyak hilang dari pasar beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Minyak Tak Sesuai Takaran, Fraksi PKB DPRD Surabaya: Harus Sanksi

"Produksi nggak ada masalah. Tiap hari kami tetap produksi minyak goreng dengan jumlah maksimal ," kata Ponco, Jumat (18/3/2022).

Ponco menyampaikan, PT Megasurya Mas memproduksi 450 ton minyak goreng kemasan per bulan, untuk kemasan 18 liter, produksi mencapai 1200 ton.

"Untuk beberapa grup merk minyak tertentu, bisa 7500-8000 Ton per bulan atau kadang bisa 10. 000 ton per bulannya.

Baca Juga: Takaran MinyaKita Tidak Sesuai, Komisi B DPRD Surabaya: Lebih Teliti Membeli

Lebih lanjut, Ponco menjelaskan, stok minyak goreng sendiri sempat menipis sejak awal Bulan Februari hingga pertengahan Maret.

Ponco mengaku beberapa kali PT Megasurya Mas melakukan operasi pedagang pasar, pihaknya juga menggelontorkan ribuan ton liter minyak goreng untuk pedagang pasar.

"Kami selalu bantu stok minyak goreng yang katanya habis. Sejak dulu produksi aman-aman saja, tapi stok di pasaran nggak ada. Terus larinya kemana?" heran Ponco.

Baca Juga: Libur Nataru, Harga Bahan Pokok Naik dan Minyak Goreng Langka di Surabaya

Sejak HET dihapus pada Rabu (16/3/202) lalu, stok minyak goreng tiba-tiba membludak. Ponco juga mengaku mendapatkan laporan bahwa stok minyak goreng di pasaran banyak, dengan harga yang sangat tinggi.

"Harganya tinggi, barangnya banyak. Kita tinggal tunggu saja kapan harganya turun. Karena kalau banyak barang, harga turun sendiri. Soalnya nggak laku pasti dijual murah," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.