Sabtu, 05 Sep 2026 06:43 WIB

Minyak Tak Sesuai Takaran, Fraksi PKB DPRD Surabaya: Harus Sanksi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Mar 2025 10:36 WIB
Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin
Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin

selalu.id- Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin, menanggapi temuan Satgas Pangan Polrestabes Surabaya terkait minyak goreng kemasan yang volumenya tidak sesuai dengan yang tertera di label.

Ia menegaskan bahwa pihak berwenang harus memastikan keakuratan takaran dalam setiap kemasan agar konsumen tidak dirugikan.

“Perusahaan yang memproduksi minyak goreng ini harus bertanggung jawab. Jika terbukti ada pengurangan volume, tentu harus ada sanksi yang diberikan,” ujar Tubagus, Jumat (14/3/2025).

Menurutnya, meski selisihnya terlihat kecil, dampaknya bisa sangat besar jika terjadi secara masif.

“Misalnya satu botol diklaim 1 liter, tapi isinya hanya 800–850 ml. Jika ini terjadi dalam jumlah besar, bayangkan berapa banyak masyarakat yang dirugikan,” ujarnya.

Tubagus juga menyoroti bahwa praktik pengurangan takaran ini bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga merupakan tindakan yang secara moral dan agama tidak dibenarkan.

Selain kasus minyak goreng, ia juga menyoroti berbagai praktik curang lainnya yang merugikan masyarakat, seperti pengoplosan BBM.

“Kita sering dengar kasus pengoplosan pertalite menjadi pertamax. Itu sudah menjadi masalah nasional. Jangan sampai praktik semacam ini terus terjadi di berbagai sektor,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto melalui Kanit 5 (Tipidek) Satreskrim IPTU Tony Hariyanto, mengungkapkan bahwa hasil inspeksi di Pasar Soponyono dan Pasar Wonokromo menemukan minyak goreng kemasan yang volumenya kurang dari standar.

“Dari hasil pemeriksaan, ada botol kemasan 1 liter yang seharusnya berisi 1000 ml, tapi setelah diuji hanya sekitar 970 ml. Artinya, ada selisih sekitar 30 ml per botol,” jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.