Jumat, 04 Sep 2026 15:48 WIB

Takaran MinyaKita Tidak Sesuai, Komisi B DPRD Surabaya: Lebih Teliti Membeli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Mar 2025 10:50 WIB
MinyakKita
MinyakKita

selalu.id - MinyaKita, minyak goreng bersubsidi yang disediakan pemerintah saat ini sedang mengalami kelangkaan dan kenaikan harga. Di tengah kelangkaan tersebut juga terjadi banyak protes warga terkait volume atau takaran minyak dalam kemasan tidak sesuai dengan yang tertera pada label.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, menyoroti adanya perbedaan antara takaran yang tertulis di kemasan dan isi sebenarnya. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa produk sebelum membeli.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Jangan hanya melihat harga murah, tapi pastikan juga isi kemasan sesuai dengan yang tertera. Misalnya, kalau tertulis 1 liter, pastikan isinya benar-benar sebanyak itu,” ujar Baktiono, Selasa (11/3/2025).

Menurutnya, jika memang ada perbedaan antara isi dan kemasan, maka perlu ada pengawasan lebih ketat dari pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Surabaya.

“Kalau di label tertulis 1 liter, tapi ternyata isinya kurang, ini perlu ditelusuri lebih lanjut. Pemerintah bersama penyidik harus turun langsung untuk memastikan apakah masalah ini berasal dari toko, distributor, atau produsen,” jelasnya.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Baktiono juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terkecoh dengan tampilan kemasan. Ia mencontohkan, ada pedagang yang menggunakan botol berkapasitas 1 liter, tetapi sebenarnya hanya berisi 900 ml dengan harga lebih murah.

“Pedagang itu ada saja cara untuk menarik pembeli, jadi masyarakat harus lebih cermat dalam memilih,” tambahnya.

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

Meskipun isu perbedaan takaran ini mencuat di beberapa daerah, Baktiono menyebut bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari warga Surabaya terkait kasus serupa.

“Untuk di Surabaya, sampai sekarang belum ada keluhan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.