Senin, 02 Feb 2026 11:08 WIB

Libur Nataru, Harga Bahan Pokok Naik dan Minyak Goreng Langka di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Des 2022 16:38 WIB
Minyak goreng pemerintah merk Minyak Kita
Minyak goreng pemerintah merk Minyak Kita

selalu.id - Minyak goreng curah milik pemerintah yang bermerk 'Minyak Kita' mulai langka di pasar Surabaya. Beberapa pedagang mengaku kesulitan mencari stok.

Fatimah, salah satu pedagang Pasar Pucang mengaku kesulitan mencari stok dagangan untuk dijual.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kemarin mintanya 20 kardus dikasih 3 kardus. Ada barang, tapi kurang,"kata Fatimah, kepada selalu.id, Selasa (27/12/2022).

Tak hanya kelangkaan minyak, sejumlah harga bahan pokok seperti daging ayam, beras, dan telur mengalami kenaikan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Beras ada yg naik Rp 300-500 per kilo. Telur naik menjadi Rp 30.000 ribu, sebelumnya Rp 27.000 ribu,"ujar Fatimah.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu pedagang Cabai, Kholifah yang menyebutkan harga dagangan cabai miliknya saat Nataru hanya sedikit mengalami kenaikan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Cabai naik tapi sedikit, naik Rp 5.000 ribu perkilo. Sebelumnya Rp 35.000 sekarang Rp 40.000,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan bahwa ketersediaan atau stok Minyak Kita masih tersedia di pasaran Surabaya.

"Hal ini terbukti dalam operasi pasar, kami masih bisa memasarkan kepada masyarakat,"kata Yos, kepada selalu.id.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Yos menyampaikan, apabila memang Minyak Kita terjadi kelangkaan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim atau Disperindag Jatim dan Kementerian perdagangan.

"Hal ini dilakukan untuk segera dilakukan distribusi migor merk Minyak Kita kepada masyarakat. Kami akan crosscek ke Pasar Pucang,"jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya tidak bisa menyetok Minyak Kita. Hal tersebut memang harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk melancarkan distribusi produk. Namun, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemprov Jatim maupun Kepolisian untuk sidak ke pasar-pasar. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.