Jumat, 05 Jun 2026 01:23 WIB

Libur Nataru, Harga Bahan Pokok Naik dan Minyak Goreng Langka di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Des 2022 16:38 WIB
Minyak goreng pemerintah merk Minyak Kita
Minyak goreng pemerintah merk Minyak Kita

selalu.id - Minyak goreng curah milik pemerintah yang bermerk 'Minyak Kita' mulai langka di pasar Surabaya. Beberapa pedagang mengaku kesulitan mencari stok.

Fatimah, salah satu pedagang Pasar Pucang mengaku kesulitan mencari stok dagangan untuk dijual.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Kemarin mintanya 20 kardus dikasih 3 kardus. Ada barang, tapi kurang,"kata Fatimah, kepada selalu.id, Selasa (27/12/2022).

Tak hanya kelangkaan minyak, sejumlah harga bahan pokok seperti daging ayam, beras, dan telur mengalami kenaikan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Beras ada yg naik Rp 300-500 per kilo. Telur naik menjadi Rp 30.000 ribu, sebelumnya Rp 27.000 ribu,"ujar Fatimah.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu pedagang Cabai, Kholifah yang menyebutkan harga dagangan cabai miliknya saat Nataru hanya sedikit mengalami kenaikan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Cabai naik tapi sedikit, naik Rp 5.000 ribu perkilo. Sebelumnya Rp 35.000 sekarang Rp 40.000,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan bahwa ketersediaan atau stok Minyak Kita masih tersedia di pasaran Surabaya.

"Hal ini terbukti dalam operasi pasar, kami masih bisa memasarkan kepada masyarakat,"kata Yos, kepada selalu.id.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Yos menyampaikan, apabila memang Minyak Kita terjadi kelangkaan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim atau Disperindag Jatim dan Kementerian perdagangan.

"Hal ini dilakukan untuk segera dilakukan distribusi migor merk Minyak Kita kepada masyarakat. Kami akan crosscek ke Pasar Pucang,"jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya tidak bisa menyetok Minyak Kita. Hal tersebut memang harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk melancarkan distribusi produk. Namun, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemprov Jatim maupun Kepolisian untuk sidak ke pasar-pasar. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.