Minggu, 06 Sep 2026 16:04 WIB

Keren, Warga Binaan di Lapas ini Bisa Melihat Masa Tahanan dari Anjungan Mandiri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 12 Mar 2022 17:16 WIB
Seorang warga binaan sedang mengkases informasi dirinya di anjungan mandiri
Seorang warga binaan sedang mengkases informasi dirinya di anjungan mandiri

selalu.id - Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Sidoarjo yang telah menerapkan layanan mandiri, bisa mengakses masa tahanan hingga perolehan remisi dan asimilasi.

Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Wisnu Nugroho Dewanto mengatakan, keberadaan anjungan mandiri/ self service bagi warga binaan sejalan dengan UU Keterbukaan Informasi.

Baca Juga: Rekomendasi Headset Olahraga Terbaik dan Murah dengan Harga Mulai Rp200 Ribuan

Anjungan mandiri tersebut akan memudahkan warga binaan dalam mendapatkan informasi terkait pelayanan yang menjadi hak mereka.

"Kami yakin pelayanan lapas akan lebih transparan & terkontrol," ujar Wisnu, Sabtu (12/3/2022).

Sementara itu, Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji mengatakan bahwa pelayanan anjungan mandiri ini memberikan akses bagi WBP untuk mengakses Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

Kata Teguh, warga binaan bisa mengakses informasi terkait hak-haknya selama menjalani pembinaan di lapas. Selain warga binaan, keluarga dari warga binaan juga diberikan akses untuk mengetahui kondisi anggota keluarganya.

"Cukup dengan jempol saja, karena sistem kami mendeteksi sidik jari untuk proses otentifikasi akses," urai Teguh.

Menurut Teguh, Setidaknya ada lima jenis informasi yang bisa diakses. Yaitu yang pertama adalah kelengkapan berkas administratif perkara.

Baca Juga: Kunjungi UII Yogyakarta, DSI YPTA Surabaya Intip Rahasia Transformasi Digital

"Di sini WBP bisa tahu persyaratan untuk bebas nanti sudah lengkap atau belum," tutur Teguh.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, warga binaan maupun keluarga yang bersangkutan bisa mengetahui presensi pembinaan. Sekaligus mengetahui proses pembinaan yang meliputi masa orientasi awal.

Yakni, mulai ditahan sampai 14 hari, pembinaan awal, kemudian, orientasi sampai 1/3 masa tahanan. Lalu, pembinaan lanjutan 1/3 sampa 2/3 hingga pembinaan akhir 2/3 sampai selesai.

Selain itu, lanjut Teguh, warga binaan juga bisa mengetahui berapa lama memperoleh remisi. Dan terakhir, adalah mengetahui Surat Keputusan terkait Asimilasi/ PB/ CB.

"Jadi warga binaan bisa mengecek langsung apakah SK sudah turun atau belum," tegasnya.

Baca Juga: Surabaya Pecahkan Rekor MURI dengan 1.214 Inovasi

Teguh menambahkan, inovasi ini seluruhnya Gratis. Tidak ada pungutan untuk inovasi pelayanan ini.

Dia berharap informasi ini bisa dipahami oleh warga binaan dan keluarganya. Untuk itu, petugas Lapas Sidoarjo melakukan sosialisasi kepada warga binaan secara berkala seminggu sekali.

"Selain itu kami juga tempatkan komputer tersebut di dekat blok, sehingga mudah diakses oleh warga binaan itu sendiri," terangnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item