Senin, 02 Feb 2026 11:08 WIB

Pasien Covid-19 Terakhir Sembuh, Rumah Sakit Darurat Bangkalan Nol Pasien

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Mar 2022 22:44 WIB
Pasien terakhir yang  dinyatakan sembuh di RSDL
Pasien terakhir yang dinyatakan sembuh di RSDL

selalu.id - Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan atau Rumah Isolasi OTG Provinsi Jatim kini telah mewisuda satu penyintas Covid-19 terakhir yang dirawat, Jumat, (11/3/2022).

Berdasarkan data RSDLB, pascareaktivitas tercatat total 113 pasien dengan jumlah pasien harian tertinggi sebanyak 74 orang pada tanggal 18-22 Februari 2022 lalu.

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

"Hingga saat ini selama masa reaktivasi, RSDLB telah merawat 113 pasien dan hari ini pasien terakhir sudah sembuh" ujar Koordinator Pelayanan Medis RSDL Bangkalan, dr. Christrijogo Sumartono, Jumat (11/3/2022).

Meski sudah tak ada lagi pasien, kata Christrijogo, tidak berarti rumah sakit tersebut tutup. Selama pandemi COVID-19 masih belum dinyatkan selesai dan belum ada putusan penutupan, RSDL Bangkalan masih tetap beroperasi dan menerima pasien.

"Kami akan tetap menerima pasien kapan pun dan dari manapun. Monggo masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas layanan penanganan COVID-19 ini dengan baik," ungkapnya.

Zainal Arifin (27), tercatat sebagai pasian terakhir RSDBL yang diwisuda. Ia dirawat selama 6 hari setelah dinyatakan positif Covid-19 dan akhirnya dinayatakan sembuh.

"Setiap pagi kondisi saya dicek dan dimonitor. Saya juga di swab di hari ke lima dan alhamdulillah pagi tadi hasilnya sudah negatif. Selama dirawat, semua fasilitasnya cukup baik,"ungkap Zaienal

Baca Juga: Kapal Tongkang Kandas di Periaran Gili Iyang Sumenep, Minyak Tumpah Cemari Laut

"Makan dan snacknya sangat istimewa. Terima kasih pada para nakes dan relawan yang telah melayani saya dengan baik, semoga Tuhan membalas kebaikan semuanya dan kita terus diberi Kesehatan,"imbuhnya.

Lebih lanjut Christrijogo juga menyampaikan, untuk para penyintas juga bisa memanfaatkan layanan telemedicine untuk berkonsultasi mengenai perkembangan kesehatan mereka.

Aplikasi telemedicine telah disiapkan oleh relawan pendamping bekerjasama dengan Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair).

Aplikasi tersebut bisa di download di https://drive.google.com/file/d/11xB5u0cpAvoDGB24iJ0gE2BusrzBx2R9/view?usp=sharing

Baca Juga: Dugaan Penggelapan Dana Rumpon Rp21 Miliar, Nelayan Madura Datangi Polda Jatim

"Apabila masih ada keluhan pasca COVID-19 Silahkan masyarakat umum khususnya para penyintas memanfaatkan fasilitas tersebut dan bisa menghubungi para relawan untuk itu," harapnya.

Selama beroperasi mulai Juli 2021, dari data relawan pendamping sudah tercatat ada 901 pasien yang telah dirawat, 825 dinyatakan sembuh, 30 orang dirujuk, dan 43 orang melanjutkan isoman..

"Tidak ada kejadian kematian di RSDLB sehingga angka kematian tetap nol,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.