Selasa, 21 Jul 2026 12:36 WIB

Harga Bahan Pokok Merangkak Naik Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya: Masih Stabil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Mar 2022 17:06 WIB
Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya, Fauzie Mustaqim Yos
Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya, Fauzie Mustaqim Yos

selalu.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan (Dinkopumgdag) Kota Surabaya memastikan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadhan aman, serta harga yang stabil.

"Kestabilan bahan pokok di Surabaya InsyAllah masih aman, masih bisa terkendali," kata Kepala Dinkopumdag, Fauzie Mustaqim Yos, Sabtu (5/3/2022).

Baca Juga: Sebelum Hearing di DPRD Surabaya, Warga Diminta Tanda Tangan Dukungan pada Proyek PT Wulandaya Cahaya Lestari

Selain itu, Yos menyampaikan bahwa harga bahan pokok di Surabaya yang masih mengalami ketidakstabilan yakni harga kedelai, Yos mengaku harga kedelai tersebut diluar kendali mereka.

"Itu memang luar kendali kita, jadi kita masih tergantung dari impor untuk kedelai," ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Yos, akibat harga kedelai yang tinggi tersebu, pengrajin tahu dan tempe pun terpaksa membeli kedelai dengan harga tinggi. Sehingga pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait permasalahan kedelai kepada perajin.

"Tugas kita adalah sosialisasi ke masyarakat bahwa stok kedelai itu masih ada memang, tapi harganya naik," jelas Yos.

Lebih lanjut Yos menyampaikan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri akan melakukan sosialisasi kepada para importir.

Baca Juga: Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Raya Jawa Timur, Jamaah Sampai Meluber

"Karena sampai ke Indonesia, ke Surabaya pasti dibeli. Ya memang harganya lebih tinggi. Untuk yang lain-lain InsyAllah masih stabil. Telur turun, daging masih tetap ada," jelasnya.

Sementara itu, dari pantauan selalu.id di sejumlah pasar di Surabaya seperti Pasar Wonokromo, tak hanya kedelai yang masih tinggi, harga cabe rawit dan bawang ikut naik.

Harga cabai rawit di pasar mencapai Rp 50 ribu dari harga sebelumnya Rp 25 ribu. Sedangkan harga bawang merah Rp 36 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu.

Saat ditanya harga cabi dan bawang merah naik, Yos mengaku dirinya masih belum tahu pihaknya akan melakukan pengecekan di pasar.

Baca Juga: Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu

"Cabe sama bawang, kami nanti cek ya,"ucap Yos.

Yos menambahkan, pemkot akan melakukan antisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang ramadan salah satunya adalah dengan melakukan operasi pasar.

"Kalau antisipasi kenaikan harga ya pasti ada itu nanti yang kami lakukan berbagai macam cara selain regulasi kemudian operasi pasar kita kerjasama dengan teman-teman dari lain," pungkas Yos. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.