Jumat, 05 Jun 2026 10:54 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Tak Ada Pemecatan Kader di Surabaya, Begini Penjelasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Mar 2022 08:31 WIB
Wali Kota Surabaya, eri Cahyadi saat pertemuan kader
Wali Kota Surabaya, eri Cahyadi saat pertemuan kader

selalu.id- Pemerintah Kota Surabaya menggelar pertemuan seluruh Kader Surabaya di Convention Hall kemarin, Rabu (2/3/2022). Pertemuan tersebut untuk mensosialisasikan kembali tentang kebijakan Kader Surabaya Hebat yang menjadi polemik.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa sejak awal dirinya menyampaikan para kader-kader tersebut adalah orang-orang hebat.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Tadi ada yang bilang soal haknya, jangan ungkapkan soal hak itu. Karena kader itu dari hati, harus kembali ke fitrahnya, tetapi pemerintah yang memberikan apresiasi," Kata Eri.

Eri menegaskan bahwa tidak ada istilah pemecatan Kader. Ia mengaku kader akan dites kemampuannya itu akan diambil untuk menjadi koordinator.

"Tapi kalau kader sudah masuk Surat Keputusan (SK) yang kemarin, maka dia menjadi anggotanya. Kenapa seperti itu, biar kita koordinasinya gampang, kalau semua minta bertemu kan tidak mungkin," jelasnya.

Oleh karena itu, Eri menjelaskan bahwa nantinya ada 3 koordinator yang akan memimpin. Sehingga kader-kader yang lain yang menjadi anggotanya

"Tapi karena ini kader sama-sama hebatnya, maka inilah apresiasinya," ujarnya.

Lebih lanjut, Eri menerangkan bahwa kader ini merupakan program dari Wali Kota Sebelumnya, mulai Bambang hingga Tri Rismaharini. Menurut Eri kader-kader tersebut hebatnya dari hati.

"Tapi karena apresiasi pemerintah mulai naik Rp 25 ribu. Saya waktu jadi kepala Bappeko tak naikkan jadi Rp 50 ribu, ada yang Rp 100 ribu tapi sendiri-sendiri," ucap Eri

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Keputusan kader ini, kata Eri, diatur dalam SK yang dikeluarkan setiap dinas yang menaungi, seperti kader kesehatan yang mendapat SK dari dinas kesehatan, kader lingkungan dari Dinas lingkungan dan seterusnya.

"Seperti tadi, ada yang ngaku tidak di SK karena di bidang kesehatan, nah sekarang tidak, SK nya per RT, nanti ada koordinatornya,"jelasnya.

Dengan adanya regulasi dari masing-masing Dinas tersebut, Eri pun berinisiatif untuk membentuk Kader Surabaya Hebat, dimana didalamnya semua kader menjadi satu. Kader Surabaya Hebat sendiri nantinya akan diatur dalam Perwali.

"Makanya saya jadikan satu agar menjadi Kader Surabaya Hebat," ungkap Eri.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri menambahkan, syarat-syarat kader seperti harus berpendidikan minimal SMP dan harus berusia maksimal 65 tahun adalah syarat untuk menjadi koordinator kader. Sementara kader yang telah mengabdi puluhan tahun namun pendidikannya dibawah SMP dan usianya melebihi 65 tahun masih tetap menjadi kader. Akan tetapi mereka hanya sebagai anggota.

"Kalau sudah kader, tidak lihat lulusan SD SMP atau semuanya. Saat dia bekerja, menjadi kader maka dia jadi anggotanya. Tadi udah saya jelasin baru ngerti orang-orang (Kader),"terangnya.

Saat ditanya soal insentif kader bulan Januari dan Februari yang belum turun, ia pun mengatakan bahwa insentif kader akan turun bulan ini tepatnya 10 Maret 2022.

"Kalau awal tahun kan biasa seperti ini, nanti setelah dua bulan baru lancar. Kedepannya insentif tetap Rp 400 ribu," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.