Senin, 02 Nov 2026 08:40 WIB

Surabaya Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Tokyo Global Forum on Children 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Feb 2026 11:00 WIB
Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang. (Dok. Istimewa).
Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang pada 4–6 Februari 2026.

Forum internasional yang diselenggarakan Pemerintah Metropolitan Tokyo tersebut mempertemukan 20 kota dunia anggota jejaring UNICEF Child Friendly Cities Initiative (CFCI) untuk berbagi kebijakan, praktik baik, dan inovasi pemenuhan hak anak serta remaja.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan Surabaya mendapat kesempatan mempresentasikan kebijakan dan model pembangunan kota ramah anak di hadapan kota-kota dunia seperti London, New York, Berlin, Toronto, dan sejumlah kota lainnya.

“Kehadiran Surabaya menempatkan kota ini sejajar dengan kota-kota dunia yang menjadi rujukan global dalam kebijakan anak dan remaja,” kata Irvan, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, Surabaya memaparkan pendekatan layanan anak yang bersifat holistik dan integratif, dimulai sejak usia dini hingga remaja, dengan melibatkan peran orang tua, termasuk ayah, sebagai bagian dari ekosistem pengasuhan.

“Pendekatan ini menegaskan bahwa kebijakan ramah anak di Surabaya tidak bersifat sektoral, melainkan terintegrasi lintas usia dan lintas peran dalam keluarga maupun masyarakat,” jelas Irvan.

Paparan teknis disampaikan Ketua Tim Kerja Pembangunan Manusia Bappeda Surabaya, Puspita Ayuningtyas Prawesti, yang mewakili Pemerintah Kota Surabaya dalam forum tersebut.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Ia menyebut Surabaya menghadirkan layanan anak melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, kesehatan mental, pengembangan karakter, serta penguatan kapasitas keluarga dan komunitas melalui Balai RW.

“Surabaya memastikan pemerintah hadir sejak anak usia dini, mendampingi fase remaja yang krusial, serta memperkuat peran orang tua dan ayah dalam pengasuhan. Anak tidak hanya dilindungi, tetapi juga didengar aspirasinya,” papar Puspita.

Menurutnya, model pembangunan anak yang dipresentasikan Surabaya mendapat apresiasi dari Pemerintah Metropolitan Tokyo dan peserta forum dari berbagai negara.

Pendekatan tersebut dinilai mampu menerjemahkan konsep Child-Friendly City ke dalam praktik nyata yang komprehensif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas, termasuk dalam menjawab tantangan global terkait kesejahteraan dan kesehatan mental anak serta remaja.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Partisipasi Surabaya juga didukung rekam jejak sebagai kota yang tujuh kali berturut-turut meraih predikat Kota Layak Anak tingkat nasional, serta menjadi kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang tergabung dalam jejaring CFCI UNICEF.

Forum ini turut menghadirkan partisipasi anak melalui keikutsertaan Revalina Fernanda, siswi SMPN 1 Surabaya yang tergabung dalam Forum Anak Surabaya dan Organisasi Pelajar (Orpes) Kota Surabaya. Ia juga tercatat sebagai Eco Student (Junior) of the Year 2025 dan Putri V Lingkungan Hidup 2024.

Dalam forum tersebut, Revalina menyampaikan pengalaman tumbuh di Surabaya sebagai kota ramah anak, termasuk akses terhadap ruang aman, pendidikan lingkungan, partisipasi anak dalam pengambilan keputusan, serta dukungan kota terhadap berbagai inisiatif anak muda.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Pembaca pemberitaan peristiwa, olahraga hingga harga emas antam.

Pegawai Bank Keliling Ditemukan Tewas Penuh Luka di Probolinggo

Pemuda 19 tahun tersebut tewas dengan sabetan senjata tajam.

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.