Kamis, 17 Sep 2026 13:22 WIB

Surabaya Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Tokyo Global Forum on Children 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Feb 2026 11:00 WIB
Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang. (Dok. Istimewa).
Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Surabaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026 yang digelar di Tokyo, Jepang pada 4–6 Februari 2026.

Forum internasional yang diselenggarakan Pemerintah Metropolitan Tokyo tersebut mempertemukan 20 kota dunia anggota jejaring UNICEF Child Friendly Cities Initiative (CFCI) untuk berbagi kebijakan, praktik baik, dan inovasi pemenuhan hak anak serta remaja.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan Surabaya mendapat kesempatan mempresentasikan kebijakan dan model pembangunan kota ramah anak di hadapan kota-kota dunia seperti London, New York, Berlin, Toronto, dan sejumlah kota lainnya.

“Kehadiran Surabaya menempatkan kota ini sejajar dengan kota-kota dunia yang menjadi rujukan global dalam kebijakan anak dan remaja,” kata Irvan, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, Surabaya memaparkan pendekatan layanan anak yang bersifat holistik dan integratif, dimulai sejak usia dini hingga remaja, dengan melibatkan peran orang tua, termasuk ayah, sebagai bagian dari ekosistem pengasuhan.

“Pendekatan ini menegaskan bahwa kebijakan ramah anak di Surabaya tidak bersifat sektoral, melainkan terintegrasi lintas usia dan lintas peran dalam keluarga maupun masyarakat,” jelas Irvan.

Paparan teknis disampaikan Ketua Tim Kerja Pembangunan Manusia Bappeda Surabaya, Puspita Ayuningtyas Prawesti, yang mewakili Pemerintah Kota Surabaya dalam forum tersebut.

Baca Juga: Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Ia menyebut Surabaya menghadirkan layanan anak melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, kesehatan mental, pengembangan karakter, serta penguatan kapasitas keluarga dan komunitas melalui Balai RW.

“Surabaya memastikan pemerintah hadir sejak anak usia dini, mendampingi fase remaja yang krusial, serta memperkuat peran orang tua dan ayah dalam pengasuhan. Anak tidak hanya dilindungi, tetapi juga didengar aspirasinya,” papar Puspita.

Menurutnya, model pembangunan anak yang dipresentasikan Surabaya mendapat apresiasi dari Pemerintah Metropolitan Tokyo dan peserta forum dari berbagai negara.

Pendekatan tersebut dinilai mampu menerjemahkan konsep Child-Friendly City ke dalam praktik nyata yang komprehensif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas, termasuk dalam menjawab tantangan global terkait kesejahteraan dan kesehatan mental anak serta remaja.

Baca Juga: Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Partisipasi Surabaya juga didukung rekam jejak sebagai kota yang tujuh kali berturut-turut meraih predikat Kota Layak Anak tingkat nasional, serta menjadi kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang tergabung dalam jejaring CFCI UNICEF.

Forum ini turut menghadirkan partisipasi anak melalui keikutsertaan Revalina Fernanda, siswi SMPN 1 Surabaya yang tergabung dalam Forum Anak Surabaya dan Organisasi Pelajar (Orpes) Kota Surabaya. Ia juga tercatat sebagai Eco Student (Junior) of the Year 2025 dan Putri V Lingkungan Hidup 2024.

Dalam forum tersebut, Revalina menyampaikan pengalaman tumbuh di Surabaya sebagai kota ramah anak, termasuk akses terhadap ruang aman, pendidikan lingkungan, partisipasi anak dalam pengambilan keputusan, serta dukungan kota terhadap berbagai inisiatif anak muda.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.