Selasa, 21 Jul 2026 22:36 WIB

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Feb 2026 13:29 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat sidak kebersihan di Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat sidak kebersihan di Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia, justru mendapat catatan serius dari Menteri Lingkungan Hidup saat inspeksi lapangan penilaian Adipura, Minggu (9/2/2026).

Dalam kunjungannya ke sejumlah titik di Surabaya, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyebut nilai tinggi yang sebelumnya diperoleh Kota Pahlawan berpotensi dikoreksi setelah ditemukan persoalan kebersihan di lapangan, terutama di kawasan pinggiran kota.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

“Nilai sementara Surabaya memang paling tinggi. Tapi hasil kunjungan lapangan sepertinya harus dikoreksi. Harus benar-benar digenjot dulu untuk menjadi kota bersih,” tegas Hanif.

Ia menjelaskan, saat ini hanya ada empat daerah yang berpotensi menerima Adipura, terdiri dari tiga kota dan satu kabupaten. Surabaya menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi dalam rangka verifikasi langsung sebelum penilaian akhir ditetapkan.

Menurut Hanif, meski jalan protokol terlihat bersih dan sejumlah warga sudah memiliki praktik pengelolaan sampah yang baik, kondisi di luar pusat kota masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Sungainya tidak terlalu bersahabat, selokannya juga tidak baik-baik saja. Di pinggiran masih kita jumpai banyak TPS liar,” jelasnya.

Hanif menegaskan, dalam kriteria Adipura tidak boleh ada satu pun tempat pembuangan sampah liar (TPS liar). Temuan tersebut dinilai bisa memengaruhi hasil akhir penilaian Surabaya.

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Kunjungan ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah serius “berperang melawan sampah”.

Karena itu, Kementerian LH memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan penghargaan tidak diberikan hanya berdasarkan laporan administratif.

“Jangan sampai kita memberikan penghargaan, tapi sebenarnya belum waktunya dia mendapat penghargaan,” kata Hanif.

Meski memberi catatan keras, Hanif tetap mengapresiasi upaya Surabaya yang selama ini masuk kategori kota dengan nilai pengelolaan sampah tinggi secara nasional.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Namun ia mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas fokus penanganan hingga wilayah pinggiran, tidak hanya kawasan utama kota.

“Kami harap wali kota mampu mendorong terus penanganan sampah sampai di pinggir-pinggir, tidak hanya di jalan protokol saja,” tandas Hanif.

Hasil penilaian akhir Adipura, masih bisa berubah setelah seluruh verifikasi lapangan selesai dilakukan.

“Kalau ketinggian kami turunkan, kalau kerendahan kami naikkan. Hari ini sudah bagus, ke depan harus lebih bagus lagi,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.