Senin, 07 Sep 2026 01:46 WIB

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Feb 2026 13:29 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat sidak kebersihan di Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat sidak kebersihan di Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia, justru mendapat catatan serius dari Menteri Lingkungan Hidup saat inspeksi lapangan penilaian Adipura, Minggu (9/2/2026).

Dalam kunjungannya ke sejumlah titik di Surabaya, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyebut nilai tinggi yang sebelumnya diperoleh Kota Pahlawan berpotensi dikoreksi setelah ditemukan persoalan kebersihan di lapangan, terutama di kawasan pinggiran kota.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

“Nilai sementara Surabaya memang paling tinggi. Tapi hasil kunjungan lapangan sepertinya harus dikoreksi. Harus benar-benar digenjot dulu untuk menjadi kota bersih,” tegas Hanif.

Ia menjelaskan, saat ini hanya ada empat daerah yang berpotensi menerima Adipura, terdiri dari tiga kota dan satu kabupaten. Surabaya menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi dalam rangka verifikasi langsung sebelum penilaian akhir ditetapkan.

Menurut Hanif, meski jalan protokol terlihat bersih dan sejumlah warga sudah memiliki praktik pengelolaan sampah yang baik, kondisi di luar pusat kota masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Sungainya tidak terlalu bersahabat, selokannya juga tidak baik-baik saja. Di pinggiran masih kita jumpai banyak TPS liar,” jelasnya.

Hanif menegaskan, dalam kriteria Adipura tidak boleh ada satu pun tempat pembuangan sampah liar (TPS liar). Temuan tersebut dinilai bisa memengaruhi hasil akhir penilaian Surabaya.

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kunjungan ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah serius “berperang melawan sampah”.

Karena itu, Kementerian LH memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan penghargaan tidak diberikan hanya berdasarkan laporan administratif.

“Jangan sampai kita memberikan penghargaan, tapi sebenarnya belum waktunya dia mendapat penghargaan,” kata Hanif.

Meski memberi catatan keras, Hanif tetap mengapresiasi upaya Surabaya yang selama ini masuk kategori kota dengan nilai pengelolaan sampah tinggi secara nasional.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Namun ia mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas fokus penanganan hingga wilayah pinggiran, tidak hanya kawasan utama kota.

“Kami harap wali kota mampu mendorong terus penanganan sampah sampai di pinggir-pinggir, tidak hanya di jalan protokol saja,” tandas Hanif.

Hasil penilaian akhir Adipura, masih bisa berubah setelah seluruh verifikasi lapangan selesai dilakukan.

“Kalau ketinggian kami turunkan, kalau kerendahan kami naikkan. Hari ini sudah bagus, ke depan harus lebih bagus lagi,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.