Selasa, 08 Sep 2026 04:57 WIB

Wali Kota Surabaya Angkat Bicara Soal Pemecatan Kader: Sing Ngomong Sopo?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 12:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di  Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara terkait polemik kader di Surabaya yang diinformasikan di pecat atau tidak diperpanjang yang membuat keresahan dan berujung pengunduran diri, Eri menegaskan tidak ada kader yang dipecat.

"Makane onok sing ngomong oh kader dipecat, Sing Ngomong sopo? (Makanya ada yang bilang, kader dipecat, yang bilang siapa?)," tegas Eri usai Launching Kader Madagaskar di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022).

Baca Juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Eri menerangkan bahwa programnya adalah meleburkan nama kader menjadi satu bagian besar yakni Kader Surabaya Hebat. Eri mengatakan bahwa kader-kader tersebut menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan untuk kepentingan umat kekeluargaan dan gotong royong dengan pemerintah.

"Tapi kalau kader mempertahankan kelompoknya (bagian kader) silakan keluar dari kader. Saya yakin kader yang hadir hari ini kader Posyandu kader bumantik, kader madagaskar, kader lingkungan itu bekerjanya dari hati," tegasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa dirinya yakin kader-kader yang baik tidak mau dimanfaatkan oleh orang lain. Sehingga Pemkot membangun kekuatan gotong-royong dan kekeluargaan di Kota Surabaya.

"Saya pastikan pemerintah tidak akan tutup mata untuk kehebatan orang-orang seperti kader-kader di Kota Surabaya,"ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

Tak hanya itu, Eri mengungkapkan bahwa semua kader ini adalah pemimpin sejati. Tidak hanya salah satu kader saja, akan tetapi seluruh kader Surabaya.

"Jika kekuatan hati ini jadi satu dengan kekeluargaan dan gotong royong selesai masalah Surabaya. Tidak ada org miskin, bayi stunting tidak ada gizi buruk. Karena ini jadi kekuatan besar. Tapi saya cuma tersenyum saja ketika kader ini A B C, jare aku gak digae (bilangnya aku tidak dipakai) di pecat," tegasnya.

Oleh karena itu, Eri mengaku bangga terhadap Kader Surabaya. Dirinya juga menegaskan jika ada orang yang 'bermain', Eri mempersilakan keluar dari Kader Surabaya.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Surabaya jadi Calo Rekrutmen Pegawai Pemkot, Tarifnya Capai Rp50 Juta

"Kalau dia masuk kampung jadi kader Surabaya hebat. Lepas bajunya, sama di pemkot ada dinas sosial, Dinas cipta karya, tapi menyelesaikan kemiskinan semua atas nama Pemkot Surabaya," tegasnya.

Eri menambahkan bahwa jangan sampai Kota Surabaya menjadi Kota kapitalis serta muncul kelompok-kelompok yang mementingkan dan membesarkan nama-nama kelompok tersebut.

"Tidak boleh di Surabaya, jaman saya memimpin hanya ada satu di sini. Hanya untuk kepentingan umat, kita bekerja untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan kelompok," tegasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.

Soal Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Jember, Bawaslu Bilang Begini

Persoalan disiplin ASN itu kini masih ditelusuri dari instansi berwenang guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran aturan kepegawaian.