Selasa, 21 Jul 2026 14:04 WIB

Wali Kota Surabaya Angkat Bicara Soal Pemecatan Kader: Sing Ngomong Sopo?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 12:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di  Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara terkait polemik kader di Surabaya yang diinformasikan di pecat atau tidak diperpanjang yang membuat keresahan dan berujung pengunduran diri, Eri menegaskan tidak ada kader yang dipecat.

"Makane onok sing ngomong oh kader dipecat, Sing Ngomong sopo? (Makanya ada yang bilang, kader dipecat, yang bilang siapa?)," tegas Eri usai Launching Kader Madagaskar di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Eri menerangkan bahwa programnya adalah meleburkan nama kader menjadi satu bagian besar yakni Kader Surabaya Hebat. Eri mengatakan bahwa kader-kader tersebut menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan untuk kepentingan umat kekeluargaan dan gotong royong dengan pemerintah.

"Tapi kalau kader mempertahankan kelompoknya (bagian kader) silakan keluar dari kader. Saya yakin kader yang hadir hari ini kader Posyandu kader bumantik, kader madagaskar, kader lingkungan itu bekerjanya dari hati," tegasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa dirinya yakin kader-kader yang baik tidak mau dimanfaatkan oleh orang lain. Sehingga Pemkot membangun kekuatan gotong-royong dan kekeluargaan di Kota Surabaya.

"Saya pastikan pemerintah tidak akan tutup mata untuk kehebatan orang-orang seperti kader-kader di Kota Surabaya,"ungkapnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Tak hanya itu, Eri mengungkapkan bahwa semua kader ini adalah pemimpin sejati. Tidak hanya salah satu kader saja, akan tetapi seluruh kader Surabaya.

"Jika kekuatan hati ini jadi satu dengan kekeluargaan dan gotong royong selesai masalah Surabaya. Tidak ada org miskin, bayi stunting tidak ada gizi buruk. Karena ini jadi kekuatan besar. Tapi saya cuma tersenyum saja ketika kader ini A B C, jare aku gak digae (bilangnya aku tidak dipakai) di pecat," tegasnya.

Oleh karena itu, Eri mengaku bangga terhadap Kader Surabaya. Dirinya juga menegaskan jika ada orang yang 'bermain', Eri mempersilakan keluar dari Kader Surabaya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Kalau dia masuk kampung jadi kader Surabaya hebat. Lepas bajunya, sama di pemkot ada dinas sosial, Dinas cipta karya, tapi menyelesaikan kemiskinan semua atas nama Pemkot Surabaya," tegasnya.

Eri menambahkan bahwa jangan sampai Kota Surabaya menjadi Kota kapitalis serta muncul kelompok-kelompok yang mementingkan dan membesarkan nama-nama kelompok tersebut.

"Tidak boleh di Surabaya, jaman saya memimpin hanya ada satu di sini. Hanya untuk kepentingan umat, kita bekerja untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan kelompok," tegasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.