Sabtu, 06 Jun 2026 10:30 WIB

Wali Kota Surabaya Angkat Bicara Soal Pemecatan Kader: Sing Ngomong Sopo?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 12:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di  Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara HUT PMK di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara terkait polemik kader di Surabaya yang diinformasikan di pecat atau tidak diperpanjang yang membuat keresahan dan berujung pengunduran diri, Eri menegaskan tidak ada kader yang dipecat.

"Makane onok sing ngomong oh kader dipecat, Sing Ngomong sopo? (Makanya ada yang bilang, kader dipecat, yang bilang siapa?)," tegas Eri usai Launching Kader Madagaskar di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022).

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Eri menerangkan bahwa programnya adalah meleburkan nama kader menjadi satu bagian besar yakni Kader Surabaya Hebat. Eri mengatakan bahwa kader-kader tersebut menjadi sesuatu yang tidak terpisahkan untuk kepentingan umat kekeluargaan dan gotong royong dengan pemerintah.

"Tapi kalau kader mempertahankan kelompoknya (bagian kader) silakan keluar dari kader. Saya yakin kader yang hadir hari ini kader Posyandu kader bumantik, kader madagaskar, kader lingkungan itu bekerjanya dari hati," tegasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa dirinya yakin kader-kader yang baik tidak mau dimanfaatkan oleh orang lain. Sehingga Pemkot membangun kekuatan gotong-royong dan kekeluargaan di Kota Surabaya.

"Saya pastikan pemerintah tidak akan tutup mata untuk kehebatan orang-orang seperti kader-kader di Kota Surabaya,"ungkapnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Tak hanya itu, Eri mengungkapkan bahwa semua kader ini adalah pemimpin sejati. Tidak hanya salah satu kader saja, akan tetapi seluruh kader Surabaya.

"Jika kekuatan hati ini jadi satu dengan kekeluargaan dan gotong royong selesai masalah Surabaya. Tidak ada org miskin, bayi stunting tidak ada gizi buruk. Karena ini jadi kekuatan besar. Tapi saya cuma tersenyum saja ketika kader ini A B C, jare aku gak digae (bilangnya aku tidak dipakai) di pecat," tegasnya.

Oleh karena itu, Eri mengaku bangga terhadap Kader Surabaya. Dirinya juga menegaskan jika ada orang yang 'bermain', Eri mempersilakan keluar dari Kader Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Kalau dia masuk kampung jadi kader Surabaya hebat. Lepas bajunya, sama di pemkot ada dinas sosial, Dinas cipta karya, tapi menyelesaikan kemiskinan semua atas nama Pemkot Surabaya," tegasnya.

Eri menambahkan bahwa jangan sampai Kota Surabaya menjadi Kota kapitalis serta muncul kelompok-kelompok yang mementingkan dan membesarkan nama-nama kelompok tersebut.

"Tidak boleh di Surabaya, jaman saya memimpin hanya ada satu di sini. Hanya untuk kepentingan umat, kita bekerja untuk kepentingan umat bukan untuk kepentingan kelompok," tegasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.