Senin, 19 Okt 2026 04:37 WIB

Tekan Stunting dan AKI AKB, Pemkab Jember Bentuk Gerakan 1.200 Tenaga

selalu.id – Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan Gerakan 1.200 Tenaga sebagai penguatan komitmen bersama untuk menekan angka stunting serta Angka Kematian Ibu dan Bayi yang masih tergolong tinggi. Kegiatan tersebut digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Kabupaten Jember, Senin (26/1/2026).

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan penanganan stunting serta AKI dan AKB tidak dapat dilakukan secara parsial atau sektoral. Ia menilai pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri menjadi salah satu penyebab lambannya penurunan angka tersebut.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

“Selama ini kerja-kerja penanganan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Puskesmas sendiri, camat sendiri, hingga dinas kesehatan pun sendiri. Mulai hari ini, kita satukan semua dalam satu komando,” ujar Gus Fawait.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data sepuluh tahun terakhir, Kabupaten Jember kerap berada di posisi teratas kasus stunting serta AKI dan AKB di Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai sebagai krisis serius yang mengancam kualitas generasi masa depan.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Jember membentuk Satuan Tugas Pencegahan Stunting, AKI, dan AKB yang melibatkan lintas sektor. Satgas tersebut melibatkan tenaga kesehatan, penyuluh keluarga berencana, camat, hingga jajaran pemerintah desa.

Selain itu, pengawas sekolah dan kepala sekolah turut dilibatkan untuk mendukung pendataan dan edukasi. Unsur TNI dan Polri juga disiapkan untuk memperkuat efektivitas gerakan di lapangan.

Baca Juga: Momen Bupati Jember Fawait Turun Langsung Tangani Warganya yang Sakit Kronis

Melalui integrasi lintas sektor, Gus Fawait menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan pada 2026. Ia juga menargetkan pada periode 2029 hingga 2030 angka stunting di Jember menjadi salah satu yang terendah di Provinsi Jawa Timur.

Selain pembentukan satgas, Pemkab Jember merencanakan pengembangan layanan home care yang terintegrasi dengan program penanganan stunting serta kesehatan ibu dan anak. Untuk memastikan efektivitas program, kinerja organisasi perangkat daerah, camat, hingga kepala puskesmas akan dievaluasi setiap tiga bulan.

“Salah satu indikator utama keberhasilan pejabat OPD atau camat di Jember adalah sejauh mana mereka mampu menurunkan angka stunting dan kematian ibu-anak di wilayahnya,” ujar Gus Fawait.

Baca Juga: Bantu Pasien Kurang Mampu, Pemkab Jember Hadirkan Mobil Cinta

Dari sisi anggaran, ia memastikan pengelolaan dilakukan secara terencana dan terintegrasi. Ia juga menegaskan tambahan penghasilan pegawai bagi tenaga kesehatan di Jember tidak akan dikurangi.

“Kita ingin pelayanan publik benar-benar membaik. Anggaran tidak boleh lagi habis hanya untuk seminar atau pelatihan berulang, tetapi harus berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.