Rabu, 11 Feb 2026 01:57 WIB

Jember Raih UHC Awards 2026 Kategori Madya dengan Cakupan JKN 96,5 Persen

Foto: Bupati Jember Muhammad fawait saat menunjukkan trophy penghargaan
Foto: Bupati Jember Muhammad fawait saat menunjukkan trophy penghargaan

selalu.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat kembali mendapat pengakuan nasional. Pemkab Jember meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Madya atas capaian perluasan perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ghufron Mukti.

Baca Juga: Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

UHC Awards merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaksanaan JKN. Penilaian meliputi perluasan cakupan kepesertaan, dukungan kebijakan daerah, serta keberlanjutan pendanaan program.

Hingga awal 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Jember tercatat mencapai 96,5 persen dari total penduduk. Capaian tersebut melampaui rata-rata nasional dan menunjukkan sebagian besar warga Jember telah memiliki jaminan perlindungan kesehatan.

Cakupan tersebut didukung kebijakan Pemkab Jember yang secara konsisten mengalokasikan anggaran daerah untuk Peserta Bantuan Iuran Daerah (PBID), khususnya bagi masyarakat prasejahtera dan kelompok rentan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah serta menjadi pengingat tanggung jawab pemerintah dalam melindungi hak dasar masyarakat.

Baca Juga: Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

“Bagi kami, kesehatan rakyat adalah prioritas mutlak. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir untuk memastikan warga Jember bisa berobat tanpa rasa khawatir,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Fawait.

Ia menegaskan, predikat UHC Kategori Madya menjadi pijakan untuk memperkuat sistem layanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. Selain perluasan kepesertaan JKN, Pemkab Jember juga melakukan peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pembenahan fasilitas puskesmas dan penguatan layanan rumah sakit daerah.

“Keberhasilan ini lahir dari sinergi antara jaminan pembiayaan kesehatan melalui JKN dan peningkatan mutu layanan di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menjaga keberlanjutan program kesehatan serta memastikan layanan kesehatan yang mudah diakses dan setara bagi seluruh warga.

“Pembangunan kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Barunawati ini diikuti sebanyak 44 anak TK dan 29 siswa kelas 1 SD Barunawati Surabaya.