Senin, 10 Agu 2026 15:09 WIB

Angka Stunting Turun ke 1,16 Persen, Mojokerto Terima Insentif Rp6 Miliar

selalu.id – Pemerintah Kota Mojokerto menerima dana insentif fiskal sebesar Rp6 miliar dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) berkat keberhasilannya menekan angka stunting di daerah.

 

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

Alokasi dana tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 330 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 10 November 2025.

 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara perangkat daerah, kader kesehatan, PKK, dan berbagai mitra pemerintah.

 

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah kerja keras dan sinergi seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting di Kota Mojokerto. Kami tidak hanya fokus pada penanganan, tetapi juga pencegahan dari hulu ke hilir,” ujar Ning Ita, Kamis (13/11/2025).

 

Berdasarkan data EPPGBM, prevalensi stunting di Kota Mojokerto terus menurun signifikan dari 9,04 persen pada 2019 menjadi 1,16 persen pada September 2025.

 

“Penurunan yang sangat signifikan ini menjadi bukti nyata bahwa berbagai program intervensi yang kita lakukan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

 

Pemkot Mojokerto menerapkan strategi komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan keluarga. Program yang dijalankan meliputi edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga dengan balita, intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk memantau tumbuh kembang anak.

 

Selain itu, Pemkot juga mengoptimalkan peran PKK dan kader posyandu, menggandeng lintas sektor dan kader motivator dalam pendampingan keluarga berisiko stunting, serta mengembangkan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang fokus pada pola asuh dan pemenuhan gizi anak.

 

Baca Juga: Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Berbagai inovasi turut mendukung percepatan penurunan stunting, di antaranya program Canting Gula Mojo (Cegah Stunting, Gerak Unggul Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto) dan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Pemkot juga menyalurkan bantuan pangan secara berkala bagi keluarga berisiko stunting.

 

“Dana insentif fiskal ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat program penanganan stunting agar Kota Mojokerto benar-benar bebas dari stunting,” tegas Ning Ita.

 

Dengan prevalensi stunting terendah sepanjang sejarah, Kota Mojokerto kini menjadi salah satu daerah kecil dengan komitmen besar mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan cita pertama Panca Cita Kota Mojokerto, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Cak dan Ning Surabaya Diduga Terseret Kasus Aborsi, Begini Jawaban Pemkot

Nama Tio viral lantas memicu perhatian publik karena ia diketahui pernah menyandang status Cak & Ning Surabaya 2023 serta Runner-up Raka & Raki Jawa Timur 2026.

Penyelenggaraan Makin Progresif, Festival Dayung Tejoasri Lamongan Diproyeksi jadi Agenda Rutin Jatim

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang menyaksikan perlombaan, mengapresiasi perkembangan Festival Dayung Tejoasri yang terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Oke Tapi Masih Lumayan, Berikut Rinciannya 

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pekerjaan-Kesehatan hingga Cinta Cukup Baik, Cek Bintangmu

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Hari ini cukup baik.

Menyalakan Asa Generasi Muda: Soekarno Cup 2026 dan Jalan Menuju Panggung Dunia

Seluruh rangkaian pertandingan Soekarno Cup 2026 bisa disaksikan secara gratis, tanpa dipungut biaya masuk stadion. Turnamen digelar mulai 10-24 Agustus 2026.

Cita-cita Aisatus Zahira, Salah Satu Pelajar Sidoarjo untuk Jamnas Pramuka 2026

Bagi Aisa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak ingin disia-siakannya. “Semoga saya jadi pembina Pramuka terkenal,” ujar Aisa.