Selasa, 21 Jul 2026 11:02 WIB

Baru Tiga Bulan Menjabat, Kajari Magetan Dezi Septipermana Dicopot

Foto: Kajari Magetan Dezi Septipermana yang baru tiga bulan bertugas dicopot jabatannya
Foto: Kajari Magetan Dezi Septipermana yang baru tiga bulan bertugas dicopot jabatannya

selalu.id - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Magetan, Dezi Septiapermana, telah dicopot dari jabatannya setelah menjabat selama sekitar tiga bulan. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Agus Sahat, mengkonfirmasi bahwa pencopotan telah dilaksanakan sejak Senin, 19 Januari 2026.

 

Baca Juga: Tiba di Jatim, Prabowo Akan Resmikan 166 SPPG Polri, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung

"Pencopotan sudah dilakukan pada tanggal 19 Januari lalu, sebelum berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun beredar. Penggantinya telah ditetapkan," ujar Agus saat dikonfirmasi pada Senin (26/1/2026).

 

Dezi menggantikan Yuana Nurshiyam sebagai Kajari Magetan sejak 31 Oktober 2025. Untuk sementara, jabatan tersebut diisi oleh Koordinator Kejati Jawa Timur, Farkhan Junaedi, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) yang akan melanjutkan seluruh tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban Dezi.

 

Sebelum pencopotan, Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) dan Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi (SIRI) Kejaksaan Republik Indonesia telah mengamankan Dezi pada Kamis (16/1). "Benar, Tim PAM SDO dan SIRI telah melakukan tindakan pengamanan. Setelah itu, beliau langsung dibawa dari Magetan ke Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta melalui rute Solo, dan kejadian ini terjadi sebelum KPK melakukan OTT Wali Kota Madiun," jelas Agus.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

 

Kasus pengamanan kajari di Jawa Timur ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, Kajari Sampang Fadilah Helmi juga mengalami proses yang sama, setelah diamankan kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Iya memang sempat diperiksa di sini (Kejati) kemudian dibawa ke Kejaksaan Agung agar pemeriksaan lebih objektif," kata Agus.

 

Baca Juga: Tiga Wisatawan dan Tujuh Motor Tercebur ke Telaga Sarangan Magetan, Begini Kronologinya

Menurutnya, pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan etika dan disiplin jaksa, sebagai bentuk komitmen institusi untuk menjadikan Korps Adyaksa lebih profesional dalam menjalankan tugas. Meskipun demikian, Agus enggan membeberkan rincian terkait pemeriksaan. Ia hanya menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap Fadilah dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait kinerja Kejari Sampang.

 

"Laporan masyarakat pasti diperiksa, itu wujud nyata komitmen Jaksa Agung untuk menindak anak buahnya ketika melakukan perbuatan tercela," tegas Agus.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.