Selasa, 03 Feb 2026 02:45 WIB

Ringkus Komplotan Pembobol Toko Perhiasan, Polres Magetan Kembalikan Emas Senilai Rp 1 Miliar

Konfrensi pers ungkap kasus pembobolan toko emas di Polres Magetan
Konfrensi pers ungkap kasus pembobolan toko emas di Polres Magetan

selalu.id - Jajaran Polres Magetan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembobolan toko emas di Kecamatan Bendo dalam waktu kurang dari 24 jam, sekaligus mengamankan 5 tersangka dan mengembalikan barang bukti berupa perhiasan emas senilai sekitar Rp1 miliar serta uang tunai Rp24 juta.
 
Kasus ini terjadi di Toko Emas Senna Golden Star yang berlokasi di Jalan Raya Bendo. Laporan pertama diterima Unit Reskrim Polsek Bendo pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, setelah adik ipar korban dan karyawan menemukan tembok belakang toko terbongkar serta laci meja berantakan.
 
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, dan analisis rekaman CCTV yang diambil dari tiga titik pemantauan di dalam toko, tim penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku.
 
“Dari rekaman CCTV terlihat aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 22.57 WIB kemarin. Diduga tiga orang masuk dengan menjebol tembok belakang, kemudian melakukan pencurian dengan pemberatan,” ujarnya kepada selalu.id, Jumat (16/1/2026).
 
Dengan kerja sama Satreskrim Polres Madiun, petugas mengamankan kelima tersangka di rumah kos mereka di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Tersangka terdiri dari satu orang asal Madiun dan empat orang asal Nusa Tenggara, yang diketahui merupakan geng pencurian dengan modus melubangi tembok lintas kota dan telah melakukan beberapa kali aksi di wilayah Madiun dan Magetan.
 
“Para tersangka akan dituntut berdasarkan Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” tegas AKBP Erik.
 
Sementara itu pemilik toko, Rina Noviana, menyampaikan ucapan terima kasih atas kecepatan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan berlapis seperti memasang CCTV dan menggunakan kunci pengaman yang lebih kuat untuk mencegah tindak kriminal serupa.

Baca Juga: Baru Tiga Bulan Menjabat, Kajari Magetan Dezi Septipermana Dicopot

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.