Kamis, 04 Jun 2026 04:47 WIB

Tiga Wisatawan dan Tujuh Motor Tercebur ke Telaga Sarangan Magetan, Begini Kronologinya

Lokasi amblas di Telaga Sarangan. Terlihat satu motor yang terguling dan hampir tercebur
Lokasi amblas di Telaga Sarangan. Terlihat satu motor yang terguling dan hampir tercebur

selalu.id - Sebanyak tujuh sepeda motor serta beberapa pengunjung tercebur ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan setelah tanah longsor terjadi di bibir telaga, Sabtu (17/1/2026).

Untungnya, pengunjung yang tercebur langsung dievakuasi ke atas Telaga Sarangan. Namun, untuk sepeda motor harus menunggu tim BPBD Kabupaten Magetan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini

Salah Satu korban Rico Ardana mengatakan, kejadian berawal ketika ia bersama rombongan berhenti untuk beristirahat dan mengambil foto.

"Kami menepi karena lokasinya pemandangannya menarik. Tapi dalam sekejap, tidak sampai 5 menit, terjadi Tanah Longsor. Hanya beberapa menit usai kami menepi," kata Rico.

Wisatawan asal Boyolali, Jawa Tengah tersebut menambahkan, tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Bahkan saat kejadian kawasan sekitar cukup ramai dan banyak pengendara sepeda motor juga berhenti untuk beristirahat.

"Tidak sedikit sepeda motor yang terkena dampaknya. Ada 4 unit Yamaha Aerox, 1 unit Yamaha NMAX, sepeda motor lain milik pengunjung berbeda, seperti Honda GL dan satu unit motor merk Astra,” imbuhnya.

Menurutnya, satu sepeda motor sudah berhasil dievakuasi. Sedangkan lainnya masih tertimbun dan belum bisa diangkat. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini

"Total sekitar tiga orang terseret, tapi alhamdulillah selamat. Tidak ada tanda-tanda longsor, tidak ada peringatan atau larangan untuk beristirahat di sini. Kejadiannya benar-benar mendadak," jelasnya.

Baca Juga: Tiba di Jatim, Prabowo Akan Resmikan 166 SPPG Polri, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung

Sementara, Plt Kalaksa BPBD Magetan Cahaya Wijaya mengatakan, dari 6 sepeda motor milik wisatawan, 3 diantaranya berhasil dievakuasi dari Telaga Sarangan.

"Evakuasi beberapa unit sepeda motor terus berjalan. Dari bencana ini tidak ada korban jiwa,” ujar Cahaya.

Menurutnya, penanganan melibatkan petugas gabungan dari Lifeguard Dinas Pariwisata dan BPBD Kabupaten Magetan, juga dihadiri kepolisian, relawan, dan BBWS

Agar tidak terulang kejadian serupa, dalam waktu dekat Pemkab Magetan akan mengadakan pertemuan, terkait keselamatan yang ada di Telaga Sarangan.

Baca Juga: Longsor Pendam Pipa dan Tandon Warga, Pemkab Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 146 Warga Gondang

"Beberapa titik-titik tertentu ada yang harus dievaluasi karena kondisinya rawan," jelasnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada para wisatawan untuk berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih lagi sebelumnya di tempat yang sama, juga terjadi Tanah Longsor dengan membawa material tanah dan batu besar dari tebing.

"Kejadian longsor ini di bibir telaga, dengan panjang sekitar 70 meteran, tinggi sekitar 3 atau 4 meter," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.