Jumat, 05 Jun 2026 16:44 WIB

Marching Music Sport Dunia 2027 Perdana Digelar di Jember

Foto: Penunjukan Jember sebagai tuan rumah disampaikan dalam kunjungan Vice President Asian Marching Band Confederation (AMBC) di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Minggu (25/1/2026).
Foto: Penunjukan Jember sebagai tuan rumah disampaikan dalam kunjungan Vice President Asian Marching Band Confederation (AMBC) di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Minggu (25/1/2026).

selalu.id – Kabupaten Jember ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan perdana Marching Music Sport Dunia 2027. Ajang olahraga dan seni marching band bertaraf global tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2027.

Penunjukan Jember sebagai tuan rumah disampaikan dalam kunjungan Vice President Asian Marching Band Confederation (AMBC) di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Minggu (25/1/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., didampingi Pj Sekda, Kepala Dinas Pariwisata, serta Ketua KORMI Jember.

Marching Music Sport merupakan ajang yang diinisiasi AMBC, organisasi marching band tingkat Asia yang menaungi 22 negara anggota. Hingga saat ini, sebanyak 12 negara telah menyatakan kesiapan mengikuti kejuaraan perdana tersebut.

Presiden AMBC, Sehat Kurniawan Saiman, mengatakan Marching Music Sport dirancang untuk mendorong marching band tidak hanya sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai cabang olahraga yang diakui secara internasional dan diarahkan menuju Olimpiade.

“Ini adalah kejuaraan Marching Music Sport pertama di dunia, dan Jember terpilih sebagai tuan rumah. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan besar,” ujar Sehat Kurniawan.

Ia menjelaskan, kejuaraan ini akan mempertandingkan berbagai nomor lomba dengan total 17 medali yang diperebutkan. Nomor tersebut meliputi marching music track putra dan putri dengan jarak 400 meter dan 800 meter, street parade, marching music battle, serta kategori color guard.

Salah satu konsep yang direncanakan adalah pelaksanaan marching music battle di kawasan pantai. Gagasan tersebut berasal dari Bupati Jember dan dinilai inovatif karena pertandingan hanya membutuhkan area sekitar 25 x 25 meter tanpa lintasan panjang.

“Konsep lomba di pantai ini sangat menarik dan belum pernah dilakukan sebelumnya. Jika sukses, bisa menjadi rujukan bagi negara-negara lain,” kata Sehat Kurniawan.

Untuk menjaga kualitas penilaian, AMBC akan menghadirkan juri internasional dari Jepang, China, Thailand, Filipina, serta Indonesia. Seluruh aspek teknis, termasuk pengamanan dan pengaturan penonton, akan dikoordinasikan bersama panitia lokal.

Sehat Kurniawan berharap penyelenggaraan Marching Music Sport Dunia 2027 dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dan seni marching band, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jember.

Selain menjadi tuan rumah, Jember Marching Band juga ditunjuk sebagai wakil Indonesia dalam ajang tersebut. Di bawah kepemimpinan H. Tri Basuki, Jember Marching Band telah melakukan persiapan melalui seleksi dan pemusatan latihan selama sembilan bulan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.