Senin, 02 Feb 2026 13:11 WIB

Wali Kota Madiun Digiring Keluar dari Mapolres dengan Wajah Tertutup Masker

Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Wali Kota Madiun, Maidi, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Polres Madiun, Senin (19/1/2026).

Maidi terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Polres Madiun mengenakan masker, topi, dan jaket. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media tanpa memberikan keterangan sebelum masuk ke dalam mobil hitam yang telah menunggu.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Sejumlah wartawan sempat mencoba mengajukan pertanyaan, namun orang nomor satu di Kota Madiun tersebut memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indranatanegara membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK sejak pagi hari.

“Betul, sekitar pukul 08.30 WIB KPK mendatangi Polres Madiun melakukan pemeriksaan,” kata AKBP Kemas.

Ia menjelaskan, pihak Polres Madiun memfasilitasi empat ruangan untuk keperluan pemeriksaan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

“Tempat kami fasilitasi di ruangan reskrim Polres Madiun ada empat ruangan kami fasilitasi,” ujarnya.

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

Namun demikian, AKBP Kemas mengaku tidak mengetahui detail teknis pemeriksaan karena sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan di wilayah Kota Madiun. Salah satu pihak yang diamankan adalah Wali Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup tersebut.

“Benar, hari ini Senin 19 Januari, tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: KPK Panggil 10 Saksi Kasus Dugaan Suap di Pemkab Ponorogo  

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Salah satunya Wali Kota Madiun. Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Menurut Budi, peristiwa tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di wilayah Kota Madiun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.