Selasa, 21 Jul 2026 03:50 WIB

Wali Kota Madiun Digiring Keluar dari Mapolres dengan Wajah Tertutup Masker

Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Wali Kota Madiun, Maidi, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Polres Madiun, Senin (19/1/2026).

Maidi terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Polres Madiun mengenakan masker, topi, dan jaket. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media tanpa memberikan keterangan sebelum masuk ke dalam mobil hitam yang telah menunggu.

Baca Juga: Kejati Jatim Bongkar Korupsi KUR Bank Pelat Merah Jember 41,48 Miliar, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Sejumlah wartawan sempat mencoba mengajukan pertanyaan, namun orang nomor satu di Kota Madiun tersebut memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indranatanegara membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK sejak pagi hari.

“Betul, sekitar pukul 08.30 WIB KPK mendatangi Polres Madiun melakukan pemeriksaan,” kata AKBP Kemas.

Ia menjelaskan, pihak Polres Madiun memfasilitasi empat ruangan untuk keperluan pemeriksaan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

“Tempat kami fasilitasi di ruangan reskrim Polres Madiun ada empat ruangan kami fasilitasi,” ujarnya.

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Namun demikian, AKBP Kemas mengaku tidak mengetahui detail teknis pemeriksaan karena sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan di wilayah Kota Madiun. Salah satu pihak yang diamankan adalah Wali Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup tersebut.

“Benar, hari ini Senin 19 Januari, tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Salah satunya Wali Kota Madiun. Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Menurut Budi, peristiwa tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di wilayah Kota Madiun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.