Rabu, 11 Feb 2026 17:25 WIB

Wali Kota Madiun Digiring Keluar dari Mapolres dengan Wajah Tertutup Masker

Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Wali Kota Madiun, Maidi, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Polres Madiun, Senin (19/1/2026).

Maidi terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Polres Madiun mengenakan masker, topi, dan jaket. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media tanpa memberikan keterangan sebelum masuk ke dalam mobil hitam yang telah menunggu.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Sejumlah wartawan sempat mencoba mengajukan pertanyaan, namun orang nomor satu di Kota Madiun tersebut memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indranatanegara membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK sejak pagi hari.

“Betul, sekitar pukul 08.30 WIB KPK mendatangi Polres Madiun melakukan pemeriksaan,” kata AKBP Kemas.

Ia menjelaskan, pihak Polres Madiun memfasilitasi empat ruangan untuk keperluan pemeriksaan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

“Tempat kami fasilitasi di ruangan reskrim Polres Madiun ada empat ruangan kami fasilitasi,” ujarnya.

Baca Juga: KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Namun demikian, AKBP Kemas mengaku tidak mengetahui detail teknis pemeriksaan karena sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan di wilayah Kota Madiun. Salah satu pihak yang diamankan adalah Wali Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup tersebut.

“Benar, hari ini Senin 19 Januari, tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Korupsi Senyap Kebun Binatang Surabaya Sejak 13 Tahun Lalu, Kini Terbongkar

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Salah satunya Wali Kota Madiun. Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Menurut Budi, peristiwa tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di wilayah Kota Madiun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Gelar Peringatan HPN ke-80, Perkuat Sinergi dengan Pers

Kombes Pol Jules menyampaikan bahwa peringatan HPN ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Polri dan pers.

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.