Senin, 28 Sep 2026 09:05 WIB

Wali Kota Madiun Digiring Keluar dari Mapolres dengan Wajah Tertutup Masker

Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Foto: Wali Kota Madiun saat keluar dari ruang pemeriksaan.

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi membawa Wali Kota Madiun, Maidi, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Polres Madiun, Senin (19/1/2026).

Maidi terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Polres Madiun mengenakan masker, topi, dan jaket. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media tanpa memberikan keterangan sebelum masuk ke dalam mobil hitam yang telah menunggu.

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Sejumlah wartawan sempat mencoba mengajukan pertanyaan, namun orang nomor satu di Kota Madiun tersebut memilih bungkam dan langsung meninggalkan lokasi.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indranatanegara membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK sejak pagi hari.

“Betul, sekitar pukul 08.30 WIB KPK mendatangi Polres Madiun melakukan pemeriksaan,” kata AKBP Kemas.

Ia menjelaskan, pihak Polres Madiun memfasilitasi empat ruangan untuk keperluan pemeriksaan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

“Tempat kami fasilitasi di ruangan reskrim Polres Madiun ada empat ruangan kami fasilitasi,” ujarnya.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

Namun demikian, AKBP Kemas mengaku tidak mengetahui detail teknis pemeriksaan karena sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan di wilayah Kota Madiun. Salah satu pihak yang diamankan adalah Wali Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup tersebut.

“Benar, hari ini Senin 19 Januari, tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: 7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Ia menambahkan, dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Salah satunya Wali Kota Madiun. Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Menurut Budi, peristiwa tangkap tangan tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di wilayah Kota Madiun.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Hasil UEFA Nations League 2026: Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Joao Felix dan Goncalo Ramos Cetak Gol

Hasil ini membuat Portugal kokoh di puncak klasemen Grup 4 UEFA Nations League A 2026/2027.

Berangkat dari Hobi, David Raup Omset dari Ternak Burung Murai

Tahun 2014 jadi titik balik. Burung yang tidak sedang dalam kondisi lomba ia masukkan ke kandang ternak. Dari situlah D'Javid Bird Farm lahir.

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Atas kondisi ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya.

Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti

Tambahan tiga angka ini membuat Persela Lamongan kokoh di papan atas Grup B dengan mengemas 9 poin sempurna dari tiga laga.

Pesawat Militer Kongo Jatuh di Pemukiman: 17 Orang Tewas, Termasuk Dua Jenderal

Militer Republik Demokratik Kongo membenarkan dua petinggi hukum militer berada di dalam penerbangan naas tersebut saat menjalankan tugas resmi.