Jumat, 04 Sep 2026 12:52 WIB

261 Orang Keracunan MBG di Mojokerto, DPRD Jatim Minta Evaluasi SOP

Ilustrasi MBG
Ilustrasi MBG

selalu.id – DPRD Jawa Timur menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan keracunan massal yang menimpa 261 orang di Kabupaten Mojokerto.

Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Partai Golkar Sumardi meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur atau SOP program tersebut. Peristiwa keracunan terjadi pada Jumat (9/1/2026) setelah penerima manfaat, yang mayoritas pelajar dan santri, mengonsumsi menu soto ayam dari Satuan Pemasakan Penyedia Gizi di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Para korban mengalami gejala mual, muntah, demam, hingga diare. Sebagian di antaranya harus menjalani perawatan di posko kesehatan dan rumah sakit rujukan.

Sumardi menilai jumlah korban yang besar menjadi peringatan serius terhadap tata kelola program MBG. Menurutnya, dampak kejadian tersebut tidak hanya menyangkut kesehatan fisik, tetapi juga berpotensi menimbulkan trauma psikologis pada siswa serta kekhawatiran orang tua.

“Korban cukup banyak. Ini harus dievaluasi total, karena dampaknya bukan hanya kesehatan, tapi juga psikologis siswa dan orang tua,” ujar Sumardi saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Ia menegaskan evaluasi harus mencakup seluruh rantai pelaksanaan MBG, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

“Kalau SOP tidak dijalankan dengan disiplin, risikonya besar. Ini harus ditelusuri dari hulu ke hilir,” katanya.

Sumardi juga menyoroti potensi risiko pada menu makanan basah apabila terdapat jeda waktu terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan.

“Jarak waktu masak dan konsumsi yang terlalu lama harus benar-benar dikontrol,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Ia mendorong agar SOP MBG ditinjau ulang dan dipastikan dijalankan secara konsisten di lapangan. Menurutnya, SOP yang telah disusun melalui kajian tidak boleh diabaikan meski program dijalankan dalam skala besar.

“Program ini sebenarnya baik. Jangan sampai karena kelalaian teknis, kepercayaan masyarakat justru menurun,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.