Selasa, 20 Okt 2026 21:09 WIB

Kasus Tanah Nenek Elina di Kuwukan, Lima Orang Dilaporkan Polisi

selalu.id - Dugaan pemalsuan surat terkait objek tanah di wilayah Kuwukan dilaporkan ke kepolisian. Laporan tersebut diajukan oleh nenek Elina (80) melalui kuasa hukumnya, Wellem.

Wellem menjelaskan, tanah yang dipersoalkan sebelumnya tercatat atas nama Elisa Irawati yang telah meninggal dunia pada 2017. Elisa diketahui merupakan kakak kandung Elina.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Menurut Wellem, tanah tersebut tidak pernah dijual kepada pihak mana pun. Namun belakangan ditemukan adanya pencoretan Letter C dengan mencantumkan nama orang lain.

“Akte jual beli yang menjadi dasar pencoretan dibuat tahun 2025, padahal berdasarkan surat kuasa jual tahun 2014. Bu Elisa sudah meninggal tahun 2017, tidak mungkin bisa melakukan jual beli,” jelas Wellem saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jawa Timur usai pelaporan, Selasa (6/1/2026).

Ia menyebutkan, laporan yang diajukan mencakup lima orang terlapor. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendalaman perkara. Salah satu pihak yang diduga terlibat disebut berinisial S.

Wellem juga menyampaikan pihak kelurahan dan notaris turut menjadi perhatian dalam kasus ini. Namun, keterlibatan keduanya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Terdakwa Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina di Surabaya Divonis Tiga Tahun 10 Bulan

“Jika ditemukan dugaan pemalsuan pada produk yang dibuat oleh notaris atau pihak kelurahan, mereka akan kami laporkan sesuai prosedur,” ucapnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, laporan tersebut dikaitkan dengan Pasal 391, Pasal 392, dan Pasal 394 KUHP. Sejumlah dokumen turut dilampirkan sebagai barang bukti, antara lain akta waris, kop surat, dan kutipan Letter C.

Selain dugaan pemalsuan, laporan juga mencantumkan adanya dugaan hilangnya dokumen. Namun, fokus penanganan saat ini diarahkan pada perkara pemalsuan. Dugaan pencurian dokumen akan ditangani secara terpisah.

Baca Juga: Kesaksian Nenek Elina dalam Sidang saat Jadi Korban Pengusiran hingga Kekerasan

Sementara itu, nenek Elina menegaskan tanah tersebut tidak pernah diperjualbelikan.

“Harapannya tanah bisa dikembalikan atas nama Elisa Irawati seperti semula. Apakah pihak kelurahan dan notaris terlibat, kita tunggu saja proses hukumnya,” ujarnya.

Wellem menambahkan, pengaduan terkait dugaan kasus serupa di wilayah Lakarsantri juga telah dilaporkan ke Propam Polda Jawa Timur sekitar dua minggu lalu dan kini dalam proses penanganan. Ia memastikan pengaduan tersebut telah masuk melalui prosedur resmi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.