Selasa, 21 Jul 2026 17:51 WIB

Titik Banjir Tak Kunjung Tuntas, DPRD Surabaya Desak SOP Penanganan Tanggul

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jan 2026 14:44 WIB
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto

selalu.id - Komisi C DPRD Surabaya menyoroti serius persoalan tanggul dan banjir yang kembali terjadi di sejumlah titik rawan saat hujan lebat mengguyur Kota Pahlawan. Salah satunya, tanggul jebol di wilayah Pakis.

DPRD menilai, persoalan banjir yang berulang di lokasi yang sama menunjukkan perlunya tindakan nyata dan terobosan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menegaskan instruksi Wali Kota Surabaya terkait penanganan banjir harus diterjemahkan secara konkret di lapangan oleh kepala dinas terkait, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Perlu tindakan nyata dan terobosan dari kepala dinas untuk menerjemahkan instruksi wali kota. Karena faktanya, banjir masih terjadi di titik yang sama setiap kali hujan lebat,” ujar Achmad, kepada selalu.id, Senin (5/1/2026).

Politisi Golkar itu menilai, mitigasi banjir yang dilakukan seharusnya mampu meminimalkan risiko kejadian, termasuk mencegah kondisi tanggul hingga berada pada situasi kritis atau nyaris jebol.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Kalau mitigasinya tepat, kejadian tidak sampai separah itu. Artinya, masih ada yang perlu dievaluasi dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Achmad juga mendorong adanya penguatan kerja sama lintas OPD dan pemerintah kecamatan dengan DSDABM. Menurutnya, pengawasan dan pemeliharaan drainase tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja.

“Perlu kerja sama lintas OPD dan kecamatan untuk saling memelihara dan mengawasi fungsi drainase agar benar-benar berfungsi maksimal,” katanya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Selain itu, DPRD meminta agar Pemkot Surabaya menyusun standar operasional prosedur (SOP) bersama sebagai pedoman penanganan banjir. SOP tersebut dinilai penting agar seluruh pihak memiliki satu visi dan pandangan yang sama.

“Harus ada SOP bersama, supaya penanganan banjir sejalan dengan visi wali kota, yakni Surabaya bebas banjir,” pungkas Achmad.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.