Kamis, 17 Sep 2026 02:47 WIB

Titik Banjir Tak Kunjung Tuntas, DPRD Surabaya Desak SOP Penanganan Tanggul

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jan 2026 14:44 WIB
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto

selalu.id - Komisi C DPRD Surabaya menyoroti serius persoalan tanggul dan banjir yang kembali terjadi di sejumlah titik rawan saat hujan lebat mengguyur Kota Pahlawan. Salah satunya, tanggul jebol di wilayah Pakis.

DPRD menilai, persoalan banjir yang berulang di lokasi yang sama menunjukkan perlunya tindakan nyata dan terobosan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Baca Juga: Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menegaskan instruksi Wali Kota Surabaya terkait penanganan banjir harus diterjemahkan secara konkret di lapangan oleh kepala dinas terkait, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Perlu tindakan nyata dan terobosan dari kepala dinas untuk menerjemahkan instruksi wali kota. Karena faktanya, banjir masih terjadi di titik yang sama setiap kali hujan lebat,” ujar Achmad, kepada selalu.id, Senin (5/1/2026).

Politisi Golkar itu menilai, mitigasi banjir yang dilakukan seharusnya mampu meminimalkan risiko kejadian, termasuk mencegah kondisi tanggul hingga berada pada situasi kritis atau nyaris jebol.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

“Kalau mitigasinya tepat, kejadian tidak sampai separah itu. Artinya, masih ada yang perlu dievaluasi dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Achmad juga mendorong adanya penguatan kerja sama lintas OPD dan pemerintah kecamatan dengan DSDABM. Menurutnya, pengawasan dan pemeliharaan drainase tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja.

“Perlu kerja sama lintas OPD dan kecamatan untuk saling memelihara dan mengawasi fungsi drainase agar benar-benar berfungsi maksimal,” katanya.

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Selain itu, DPRD meminta agar Pemkot Surabaya menyusun standar operasional prosedur (SOP) bersama sebagai pedoman penanganan banjir. SOP tersebut dinilai penting agar seluruh pihak memiliki satu visi dan pandangan yang sama.

“Harus ada SOP bersama, supaya penanganan banjir sejalan dengan visi wali kota, yakni Surabaya bebas banjir,” pungkas Achmad.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Untuk mempermudah pihak keluarga, Polda Jatim mendirikan Posko Pengaduan dan Disaster Victim Identification (DVI) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Mengenal Format G12 GAS Surabaya, Inovasi Baru Penilaian Kenari Berbasis Fairplay

Perlahan namun pasti, magnet G12 berhasil menyedot perhatian para kicau mania dari berbagai penjuru Tanah Air, mulai dari Jakarta, Bali, hingga Balikpapan.