Sabtu, 06 Jun 2026 04:07 WIB

Titik Banjir Tak Kunjung Tuntas, DPRD Surabaya Desak SOP Penanganan Tanggul

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jan 2026 14:44 WIB
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto

selalu.id - Komisi C DPRD Surabaya menyoroti serius persoalan tanggul dan banjir yang kembali terjadi di sejumlah titik rawan saat hujan lebat mengguyur Kota Pahlawan. Salah satunya, tanggul jebol di wilayah Pakis.

DPRD menilai, persoalan banjir yang berulang di lokasi yang sama menunjukkan perlunya tindakan nyata dan terobosan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menegaskan instruksi Wali Kota Surabaya terkait penanganan banjir harus diterjemahkan secara konkret di lapangan oleh kepala dinas terkait, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Perlu tindakan nyata dan terobosan dari kepala dinas untuk menerjemahkan instruksi wali kota. Karena faktanya, banjir masih terjadi di titik yang sama setiap kali hujan lebat,” ujar Achmad, kepada selalu.id, Senin (5/1/2026).

Politisi Golkar itu menilai, mitigasi banjir yang dilakukan seharusnya mampu meminimalkan risiko kejadian, termasuk mencegah kondisi tanggul hingga berada pada situasi kritis atau nyaris jebol.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

“Kalau mitigasinya tepat, kejadian tidak sampai separah itu. Artinya, masih ada yang perlu dievaluasi dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.

Achmad juga mendorong adanya penguatan kerja sama lintas OPD dan pemerintah kecamatan dengan DSDABM. Menurutnya, pengawasan dan pemeliharaan drainase tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja.

“Perlu kerja sama lintas OPD dan kecamatan untuk saling memelihara dan mengawasi fungsi drainase agar benar-benar berfungsi maksimal,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Selain itu, DPRD meminta agar Pemkot Surabaya menyusun standar operasional prosedur (SOP) bersama sebagai pedoman penanganan banjir. SOP tersebut dinilai penting agar seluruh pihak memiliki satu visi dan pandangan yang sama.

“Harus ada SOP bersama, supaya penanganan banjir sejalan dengan visi wali kota, yakni Surabaya bebas banjir,” pungkas Achmad.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.