Selasa, 03 Feb 2026 05:47 WIB

Sembilan Hari Tenggelam, Ekskavator Proyek Waduk SIER Belum Diangkat

selalu.id - Ekskavator backhoe seharga miliaran rupiah yang digunakan untuk proyek pengerukan sedimentasi Waduk PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dilaporkan tenggelam sejak 23 Desember 2025. Peristiwa tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah video amatir kondisi ekskavator beredar luas di media sosial pada Selasa (30/12/2025) dini hari.

Ekskavator seberat puluhan ton itu digunakan untuk meningkatkan kapasitas tampung air hujan di kawasan industri milik negara tersebut. Saat ini, sebagian besar badan alat berat sudah berada di bawah permukaan air waduk.

Baca Juga: Dua Bocah Tercebur Waduk di Mojokerto, 1 Selamat 1 Meninggal Dunia

Salah satu pekerja proyek, Yanto, mengatakan kejadian berlangsung pada malam hari saat aktivitas pengerukan dihentikan sementara. Saat itu tidak ada pekerja di dalam ekskavator.

“Kejadiannya malam waktu istirahat kerja. Tidak ada korban, tahu-tahu alatnya sudah tenggelam,” ujar Yanto di lokasi.

Baca Juga: Tragedi Wonokromo, Pengamen Tenggelam Saat Kabur dari Razia Satpol PP

Kepala Divisi Pengawasan Operasional dan K3L PT SIER, Andi Panji Arianto, menjelaskan bahwa tenggelamnya ekskavator bukan disebabkan kebocoran ponton atau pelampung. Menurutnya, curah hujan tinggi membuat debit air waduk meningkat secara signifikan sehingga alat kehilangan keseimbangan.

“Pekerjaan sudah sesuai prosedur K3L. Inspeksi alat, termasuk ponton, dilakukan sebelum pekerjaan. Penyebabnya debit air naik akibat hujan,” kata Andi.

Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Ia menambahkan, proses evakuasi ekskavator hingga kini belum dilakukan karena terkendala pembatasan armada angkutan selama masa Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, pihaknya telah meminta kontraktor agar evakuasi dapat dilakukan sebelum akhir tahun.

“Sudah kami dorong agar segera dievakuasi. Targetnya sebelum tutup tahun,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.