Rabu, 21 Okt 2026 03:43 WIB

Ini Dugaan Penyebab KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

selalu.id – Tenggelamnya Kapal Motor (KM) Tunu Pratama Jaya pada Rabu (2/7/2025) malam diduga kuat akibat kelalaian manusia. Dugaan ini disampaikan oleh pakar Teknik Konstruksi Perkapalan dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ali Yusa, menyusul beredarnya video amatir yang menunjukkan sejumlah kejanggalan.

“Hampir 90 persen kecelakaan transportasi, baik darat, laut, maupun udara, disebabkan oleh kelalaian manusia,” kata Ali saat dikonfirmasi selalu.id, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Duka Keluarga M Suud, Sopir Truk asal Mojokerto yang Hilang dalam Musibah KM Virgo Transport 8

Ali menyoroti beberapa faktor utama yang kemungkinan menjadi penyebab kecelakaan kapal rute Ketapang-Gilimanuk tersebut. Pertama, penempatan muatan yang tidak aman. Dalam video yang beredar, terlihat muatan kapal seperti truk dan barang lain bergeser secara signifikan.

“Truk seberat 5 hingga 10 ton yang bergeser saat kapal dihantam ombak jelas mempengaruhi stabilitas kapal. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Kedua, Ali menyinggung dugaan kelalaian operator kapal. Ia menyebut, mesin kapal yang mati kemungkinan besar akibat air laut masuk ke ruang mesin akibat posisi kapal yang miring karena pergeseran muatan.

“Kegagalan mengamankan muatan dan prosedur operasional yang tidak dijalankan sesuai standar bisa menyebabkan mesin mati,” lanjutnya.

Ketiga, Ali menyoroti minimnya pengarahan keselamatan kepada penumpang. Ia menduga absennya safety induction atau pengarahan penggunaan alat keselamatan menjadi salah satu faktor tingginya jumlah korban jiwa.

Baca Juga: 103 Orang dari KM Virgo Transport 8 Telah Dievakuasi, 140 Masih Dicari

“Kondisi malam hari menambah kesulitan. Saat terjadi panik massal, penumpang tidak tahu harus ke mana untuk mendapatkan pelampung atau sekoci,” katanya.

Ali menambahkan, meski jumlah pelampung dan sekoci kemungkinan mencukupi, namun ketidaktahuan penumpang akibat minimnya sosialisasi memperburuk situasi saat evakuasi.

Ia juga mempertanyakan kebijakan pemberian izin berlayar di tengah cuaca buruk. “Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, seharusnya izin berlayar ditunda,” tegasnya.

Baca Juga: Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Berdatangan ke Posko, Cari Nama di Manifes

Tak hanya itu, ia menyoroti kemungkinan kapal belum menjalani proses docking atau pelimbungan. Padahal kapal tersebut dibangun pada 2010 dan secara aturan wajib docking setiap empat tahun serta pada usia ke-15 tahun.

"Bisa jadi operator kapal menunda docking demi efisiensi, tapi nahas, musibah justru terjadi," tandasnya.

Sebagai informasi, KM Tunu Pratama Jaya (IMO 8749432, MMSI 525022386) merupakan kapal penumpang/kargo jenis Ro-Ro yang dibangun pada 2010 dan berbendera Indonesia. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.