Rabu, 21 Okt 2026 23:06 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tanpa Polemik, Wali Kota Eri Cahyadi Apresiasi Keikhlasan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Des 2025 11:14 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Sungai Kalianak pada Senin (29/12/2025). 

 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Tak Mau Seragam Bikin Sekolah Negeri Terlihat Beda Kasta

Sidak ini untuk memastikan progres normalisasi sungai sepanjang 3 kilometer yang menjadi program strategis penanganan banjir dan rob di Tambak Asri serta Kalianak.

 

Dalam peninjauan tersebut, Eri menegaskan bahwa kunci penyelesaian genangan adalah mengembalikan lebar sungai ke ukuran awal, yakni 18,6 meter. Proses normalisasi berlangsung di dua sisi, kawasan Krembangan dan Asemrowo.

 

Hingga saat ini lebih dari 400 bangunan telah dibongkar pada tahap pertama dan kedua. Angka ini menjadi bagian dari total target sekitar 1.000 bangunan yang harus diselesaikan hingga titik ujung sungai.

 

Menariknya, pembongkaran ribuan bangunan di sepanjang bantaran berlangsung tanpa gejolak. Eri Cahyadi mengapresiasi sikap warga yang secara sukarela membongkar bangunan miliknya demi kepentingan umum.

 

“Saya matur nuwun sangat kepada warga. Ada yang rumahnya baru dibangun habis Rp120 juta, dua lantai, tapi ikhlas dibongkar sendiri karena memahami ini demi kepentingan lebih luas agar tidak banjir lagi. Inilah hebatnya warga Surabaya, semuanya dilakukan dengan rasa kekeluargaan,” ujar Eri.

 

Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya menghindari pendekatan paksa. Ia memilih dialog dan hati ke hati karena baginya warga Kota Pahlawan adalah keluarga.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

 

“Pelebaran ini tidak pernah saya gembar-gemborkan sebelumnya karena saya menjaga perasaan warga. Kalau pakai cara menang-menangan, banjir tidak akan selesai. Tapi dengan keikhlasan, normalisasi bisa jalan,” katanya.

 

Meski warga membongkar rumahnya secara mandiri, Pemkot memberikan pengecualian bagi fasilitas umum seperti tempat ibadah. Musala yang terdampak akan dibangun kembali menjadi bangunan dua lantai agar lebih nyaman digunakan warga.

 

Usai pembongkaran, Pemkot akan melanjutkan pemasangan pelengsengan atau dinding penahan air di sepanjang aliran Sungai Kalianak. Selain untuk optimalisasi drainase, kawasan sekitar juga akan ditata ulang untuk menghilangkan kesan kumuh.

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

 

“Setelah pelengsengan selesai, lingkungan ini akan kami tata lagi. Harapannya tidak ada lagi kesan kumuh. Bahkan kami berencana menjadikan beberapa titik sungai sebagai tempat wisata baru,” ungkapnya.

 

Pemkot menargetkan, setelah lebar sungai kembali 18,6 meter, daya tampung air meningkat signifikan sehingga banjir rob di kawasan Kalianak dan sekitarnya dapat teratasi.

 

“Ini bukti kolaborasi. Saya minta kepada seluruh warga Surabaya, ayo dijaga kerukunan ini. Jangan mudah diprovokasi. Membangun Surabaya itu harus pakai hati dan gotong royong,” pungkas Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.