Selasa, 03 Feb 2026 22:13 WIB

Warga Peneleh Surabaya Usulkan Kampungnya Jadi Kawasan Wisata Sejarah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Feb 2022 18:27 WIB
Salah satu rumah di Kampung Peneleh, Surabaya
Salah satu rumah di Kampung Peneleh, Surabaya

selalu.id - Warga Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya mengusulkan kampungnya menjadi tempat wisata karena memilki tempat sejarah panjang bagi Surabaya, bahkan Indonesia.

Kampung Peneleh adalah tempat masa kecil Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno tepatnya di Jalan Pandean IV nomor 50, Kelurahan Peneleh. Saat ini,rumah yang ditinggali itu telah menjadi cagar budaya nasional.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Warga Setempat, H Jupri mengatakan bahwa kawasan peneleh bukan kampung biasa. Kampung ini cikal bakalnya pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia.

"Bung Karno besar disini, Tjokroaminoto tinggal disini, nuansa sejarah kenegaraannya sangat kental. Jadi bukan hanya Tunjungan Romansa saja, Peneleh lebih kental jejak sejarahnya," ujar Jupri, Kamis (24/4/2022).

Jupri menjelaskan, Kampung ini menjadi kampung tertua di Surabaya, karena salah satu ciri kampung kuno adalah banyaknya makam di permukiman warga

"Meskipun sekarang sudah padat, beberapa jejak makam itu masih bisa kita jumpai. Dulu satu rumah itu bisa punya makam empat sampai lima disekitaran rumah," jelas Jupri.

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengatakan bahwa warga kampung tersebut menginginkan ada UMKM warga Peneleh sama seperti di Tunjungan Romansa.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Sehingga ketika Kampung Peneleh menjadi kampung wisata, warga pun bisa berjualan di Kampung Peneleh.

Budi juga akan mencoba melakukan komunikasi dan kajian sejarah lanjutan untuk membangun Kampung Peneleh menjadi wisata sejarah di Surabaya

"Kita akan coba kaji, saya nanti akan mencoba komunikasi dengan Dinas terkait. Secara pribadi memiliki pandangan jika Peneleh layak menjadi lokasi wisata sejarah. Bahkan sudah lama saya menginginkan itu," ucap Bulek sapaan akrabnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Lebih lanjut Bulek menambahkan, kampung Peneleh bisa menjadi tempat wisata, tak hanya Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang bisa berjualan, kegiatan pengelolaan parkir hingga kesenian juga bisa dilakukan di sana

"Dari situ kita bisa memulai kebangkitan ekonomi. Dimana sumber dayanya kita tinggal manfaatkan dari wilayah setempat. Baik pengelolaan lahan parkir, wisata kuliner dan oleh-oleh khas Suroboyo serta hal lain yang bisa diwujudkan. Tapi jangan lupa, warganya juga harus upgrade diri, upgrade skill," jelas Bulek. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.