Kamis, 20 Agu 2026 11:01 WIB

Pemkab Mojokerto Serahkan 8.100 Sertifikat PTSL Tahun 2025

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Kantor Pertanahan atau BPN ATR Kabupaten Mojokerto menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan dilakukan secara simbolis sebanyak 501 sertifikat dari total kuota 8.100 sertifikat yang dialokasikan untuk 18 kecamatan dan 49 desa atau kelurahan di Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Kepala BPN ATR Kabupaten Mojokerto, Mateus Joko Slameto, menegaskan bahwa PTSL merupakan program sinergi lintas instansi yang melibatkan pemerintah daerah, kantor pertanahan, kecamatan, desa, hingga masyarakat sebagai peserta. Dari total kuota 8.100 sertifikat, hampir 5.000 telah dibagikan, sementara 3.200 lainnya akan segera diserahkan.

“Siang ini yang kami serahkan sebanyak 501 sertifikat sebagai simbolis. Sehingga, untuk sisanya nanti siang sampai besok akan kami segera bagikan,” jelas Mateus.

Mateus juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf, bantuan pembangunan gedung, serta pemberian kendaraan operasional. Namun, ia menyebut kuota PTSL tahun 2026 mengalami penurunan menjadi 5.000 sertifikat, dengan berkas dari 12 desa atau kelurahan yang telah masuk.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan pentingnya sertifikat tanah sebagai jaminan kepastian hukum bagi masyarakat.

Baca Juga: Pabrik Mi di Glatik Mojokerto Kebakaran, Karyawan Semburat

“Jika Anda sudah memegang sertifikat, artinya tanah Anda aman. Tidak akan mungkin ada yang menyerobot, mengambil, atau mencuri, karena sudah mendapatkan kepastian hukum,” tegasnya.

Albarra mengapresiasi BPN Mojokerto yang telah menyelesaikan target PTSL tahun 2025 sebanyak 8.100 sertifikat. Menurutnya, manfaat utama program tersebut adalah memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah, sehingga setiap bidang tanah memiliki status, batas, dan kepemilikan yang jelas secara hukum.

Ia menambahkan bahwa sertifikat tanah tidak hanya memberikan perlindungan negara, tetapi juga menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: 14.373 KPM di Kota Mojokerto Terima 30 Kilogram Beras dari Bapanas

“Melalui PTSL, negara hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang adil dan merata. Jika status tanah jelas, nilai jualnya lebih tinggi dan dapat menjadi jaminan untuk memperoleh pinjaman dari bank,” ujarnya.

Bupati juga menyebut pemerintah daerah bersama BPN Mojokerto telah mendukung sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah, dengan sekitar 400 sertifikat wakaf yang telah diterbitkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kantor Pertanahan yang telah menunaikan tugas dengan baik dalam menyukseskan program PTSL tahun 2025,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri

Persoalan tersebut mengemuka dalam Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 yang diselenggarakan bersamaan dengan IndoSolar 2026 di Jakarta.

Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sebelumnya, Kader PDIP Surabaya Ahmad Hidayat mengaku sempat dihujani pertanyaan dari sesama kader terkait absennya wajah Armuji di poster Soekarno Cup 2026.

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).