Rabu, 04 Nov 2026 05:46 WIB

Pemkab Mojokerto Serahkan 8.100 Sertifikat PTSL Tahun 2025

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Kantor Pertanahan atau BPN ATR Kabupaten Mojokerto menyerahkan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan dilakukan secara simbolis sebanyak 501 sertifikat dari total kuota 8.100 sertifikat yang dialokasikan untuk 18 kecamatan dan 49 desa atau kelurahan di Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

Kepala BPN ATR Kabupaten Mojokerto, Mateus Joko Slameto, menegaskan bahwa PTSL merupakan program sinergi lintas instansi yang melibatkan pemerintah daerah, kantor pertanahan, kecamatan, desa, hingga masyarakat sebagai peserta. Dari total kuota 8.100 sertifikat, hampir 5.000 telah dibagikan, sementara 3.200 lainnya akan segera diserahkan.

“Siang ini yang kami serahkan sebanyak 501 sertifikat sebagai simbolis. Sehingga, untuk sisanya nanti siang sampai besok akan kami segera bagikan,” jelas Mateus.

Mateus juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf, bantuan pembangunan gedung, serta pemberian kendaraan operasional. Namun, ia menyebut kuota PTSL tahun 2026 mengalami penurunan menjadi 5.000 sertifikat, dengan berkas dari 12 desa atau kelurahan yang telah masuk.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan pentingnya sertifikat tanah sebagai jaminan kepastian hukum bagi masyarakat.

Baca Juga: 48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

“Jika Anda sudah memegang sertifikat, artinya tanah Anda aman. Tidak akan mungkin ada yang menyerobot, mengambil, atau mencuri, karena sudah mendapatkan kepastian hukum,” tegasnya.

Albarra mengapresiasi BPN Mojokerto yang telah menyelesaikan target PTSL tahun 2025 sebanyak 8.100 sertifikat. Menurutnya, manfaat utama program tersebut adalah memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah, sehingga setiap bidang tanah memiliki status, batas, dan kepemilikan yang jelas secara hukum.

Ia menambahkan bahwa sertifikat tanah tidak hanya memberikan perlindungan negara, tetapi juga menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

“Melalui PTSL, negara hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang adil dan merata. Jika status tanah jelas, nilai jualnya lebih tinggi dan dapat menjadi jaminan untuk memperoleh pinjaman dari bank,” ujarnya.

Bupati juga menyebut pemerintah daerah bersama BPN Mojokerto telah mendukung sertifikasi tanah wakaf dan rumah ibadah, dengan sekitar 400 sertifikat wakaf yang telah diterbitkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kantor Pertanahan yang telah menunaikan tugas dengan baik dalam menyukseskan program PTSL tahun 2025,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gila! Listyo Sigit dkk Sadap Presiden Prabowo hingga Media Sejak 2025

Nomor-nomor yang disadap dimasukan ke dalam sistem tanpa verifikasi. Pada Oktober 2026 tersangka diduga memerintahkan menghapus file penyadapan tersebut.

Presiden Prabowo Diduga Disadap, Ini Komentar PDIP untuk Polri

Menurut Hasto, pengungkapan kasus penyadapan ilegal harus menjadi pintu masuk untuk membongkar kemungkinan adanya praktik-praktik serupa.

Polemik Jam Operasional Pasar Tanjungsari, DPRD Surabaya: Kalau Perlu Perdanya Diubah!

Jika aktivitas perdagangan dibatasi oleh waktu yang terlalu ketat, Kaji Ipuk khawatir dapat berdampak pada kondisi komoditas yang mudah rusak.

Eks Kapolri Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Diketahui, ketiga jenderal polisi tersebut tak tanya menyadap Presiden Prabowo Subianto, tapi juga menyadap sejumlah pejabat, politisi, media hingga LSM.

Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Dalam momen itu, ‎Khofifah mengatakan bahwa bantuan tersebut mencakup bidang perumahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

Razia Toko Kelontong di Nganjuk, Petugas Sita 7.540 Batang Rokok Ilegal

David mewanti-wanti seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha agar tidak nekat terlibat dalam rantai distribusi barang ilegal tersebut.