Selasa, 10 Feb 2026 12:19 WIB

Urban Farming Jadi Strategi Surabaya Hadapi Nataru dan Cuaca Ekstrem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Des 2025 11:29 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat urban farming sebagai strategi menjaga ketahanan pangan dan menekan gejolak harga bahan pokok, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru serta di tengah cuaca ekstrem.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Penganugerahan Surabaya Urban Farming Competition 2025 yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Selasa (16/12/2025).

 

Dalam ajang tersebut, Pemkot Surabaya memberikan apresiasi kepada kelompok tani yang berhasil membudidayakan cabai dan bawang merah, dua komoditas hortikultura yang kerap memicu inflasi saat hari besar keagamaan dan akhir tahun.

 

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya Anna Fajriatin, serta jajaran camat dan lurah se-Kota Surabaya.

 

Rini Indriyani mengatakan keberhasilan urban farming di Surabaya menunjukkan keterbatasan lahan tidak menjadi penghalang bagi warga untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan.

 

“Ini membuktikan bahwa warga Surabaya memiliki semangat luar biasa. Dengan lahan terbatas pun, hasil urban farmingnya berkualitas, mulai dari cabai hingga bawang merah,” ujar Rini.

 

Ia menegaskan urban farming harus berkelanjutan dan tidak berhenti pada lomba atau seremoni semata, melainkan memberi dampak langsung bagi perekonomian warga.

 

“Seperti pesan Pak Wali Kota Eri Cahyadi, setelah panen harus ada kelanjutan. Urban farming ini tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan,” tegasnya.

 

Rini juga meminta DKPP Surabaya memastikan pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani, termasuk membuka akses pemasaran hasil panen ke hotel, rumah makan, dan supermarket dengan tetap menjaga standar kualitas.

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

 

“Standar komoditas harus dijaga, mulai dari ukuran cabai, berat buah, hingga kualitas ikan dan kandungan proteinnya. Kalau standar terpenuhi, pasar terbuka lebar,” katanya.

 

Kepala DKPP Kota Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan Surabaya Urban Farming Competition 2025 yang memasuki tahun keempat memiliki fokus berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya mengangkat komoditas melon, tahun ini difokuskan pada cabai dan bawang merah.

 

Menurut Antiek, pemilihan komoditas tersebut didasari pengalaman kenaikan harga cabai yang hampir selalu terjadi saat Idulfitri, Iduladha, serta Natal dan Tahun Baru, terutama ketika cuaca ekstrem.

 

“Kita belajar dari pengalaman. Saat Nataru, cuaca sering tidak bersahabat dan harga cabai melonjak. Karena itu, kami dorong poktan membudidayakan cabai dan bawang agar Surabaya lebih siap,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Imlek, Salon di Surabaya Diserbu Pelanggan

 

Antiek mengapresiasi hasil panen kelompok tani Surabaya yang tetap optimal meski menghadapi cuaca ekstrem.

 

“Kelompok tani kita luar biasa. Dengan pendampingan yang tepat, mulai dari pemupukan berimbang, pengendalian hama, hingga memahami fase vegetatif dan generatif, hasilnya tetap optimal,” paparnya.

 

Ke depan, Antiek berharap Surabaya Urban Farming Competition terus digelar dan terintegrasi dengan Program Kampung Pancasila berbasis pemberdayaan masyarakat di tingkat RT dan RW.

 

“Ilmu yang sudah didapat jangan berhenti di kelompok tani. Harus ditularkan ke warga sekitar. Dengan begitu, ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi bisa tumbuh dari kampung,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tolak Pergantian Pj Kades, Warga Patemon Jember Geruduk Kantor Camat Pakusari

Aksi tersebut dipicu lantaran mendengar akan adanya rencana pergantian Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon yang saat ini dijabat Siti Muslihatin.

Arif Fathoni Nilai Adies Kadir Layak Sebagai Hakim MK

Fathoni menilai Adies Kadir memiliki latar belakang yang kuat di bidang hukum dan tumbuh di lingkungan peradilan.

Momen Haru Gus Yani Kawal Kepulangan 3 Anak PMI Gresik dari Kuala Lumpur

Bagi ketiga anak tersebut, ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pertemuan pertama dengan kampung halaman.

Perayaan HPN 2026 di Polda Metro Jaya: Brigjen Dekananto: Pers Mitra Strategis Polri

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya itu berlangsung penuh kehangatan.

Diam-diam Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini yang Dibahas

Presiden Prabowo memberikan arahan langsung dari rapat yang berlangsung 3,5 jam.

Bupati Jember Tegaskan Peran Strategis Pers dalam Menguatkan Ekonomi Berdaulat

HPN 2026 dinilai relevan dengan tantangan era digital yang menuntut jurnalisme adaptif tanpa meninggalkan nilai integritas dan profesionalisme.