Selasa, 21 Jul 2026 14:36 WIB

Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Belajar Bahaya dan Pencegahan Mikroplastik di Air Hujan

selalu.id – Sekitar 600 siswa dan guru SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Sidoarjo mengikuti kegiatan edukasi lingkungan bertema “Mengenal Mikroplastik dan Dampaknya bagi Kesehatan dan Sungai” yang diselenggarakan bersama Yayasan Ecoton. Selama kegiatan, siswa bahkan menemukan mikroplastik dalam air hujan di daerah Sidoarjo.

 

Baca Juga: Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

Kegiatan yang diisi tiga narasumber dari Ecoton, Alaika Rahmatullah (Koordinator Kampanye Plastik), Rafika Aprilianti (Kepala Laboratorium), dan Sofi Azilan Aini (Peneliti) menjelaskan bagaimana plastik terfragmentasi menjadi partikel kurang dari 5 milimeter yang kini ada di sungai, udara, makanan, dan garam. Anak-anak diajak berdiskusi dan melihat sampel mikroplastik dari sungai secara langsung.

 

Dalam sesi praktik menggunakan mikroskop portabel, siswa menemukan 19 partikel mikroplastik dalam 1 liter air hujan, terdiri dari 13 serat (dari serpihan ban) dan 6 filamen (dari pembakaran sampah plastik tipis seperti kantong kresek dan sedotan). Selain itu, Zhafran Alexander, siswa kelas 5, menemukan 28 partikel mikroplastik dalam 50 ml air panas yang dibungkus gelas kertas, setelah mengetahui gelas tersebut dilapisi plastik.

 

Para narasumber menekankan bahwa anak-anak adalah kelompok rentan terhadap paparan mikroplastik yang dapat masuk tubuh melalui makanan dan air minum. “Aksi mengurangi plastik harus dimulai sejak kecil. Anak-anak adalah agen perubahan yang bisa membawa pesan ini ke rumah,” ujar Alaika. 

Baca Juga: Mikroplastik di Jatim Terdeteksi Masuk ke Darah, Aksi Tolak Pembakaran Plastik

 

Sofi menambahkan bahwa kebiasaan kecil seperti membawa botol minum sendiri dan membuang sampah pada tempatnya dapat mengurangi pencemaran.

 

Baca Juga: Ramai Pembahasan Hujan Mikroplastik, Begini Saran Wali Kota Eri 

Kepala Sekolah Ibu Nursuciati, M.Pd., menyatakan bahwa temuan mikroplastik di air hujan mendorong sekolah untuk mengedukasi warga sekolah meminimalkan plastik sekali pakai dan melarang pembakaran sampah. “Kita mewajibkan membawa wadah guna ulang sendiri,” jelasnya.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu edukasi mikroplastik terbesar yang dilakukan Ecoton di SD sepanjang tahun 2025, dengan harapan menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sebagai investasi masa depan untuk melindungi sungai dan kesehatan generasi mendatang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.