Selasa, 20 Okt 2026 11:38 WIB

Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Belajar Bahaya dan Pencegahan Mikroplastik di Air Hujan

selalu.id – Sekitar 600 siswa dan guru SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Sidoarjo mengikuti kegiatan edukasi lingkungan bertema “Mengenal Mikroplastik dan Dampaknya bagi Kesehatan dan Sungai” yang diselenggarakan bersama Yayasan Ecoton. Selama kegiatan, siswa bahkan menemukan mikroplastik dalam air hujan di daerah Sidoarjo.

 

Baca Juga: Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

Kegiatan yang diisi tiga narasumber dari Ecoton, Alaika Rahmatullah (Koordinator Kampanye Plastik), Rafika Aprilianti (Kepala Laboratorium), dan Sofi Azilan Aini (Peneliti) menjelaskan bagaimana plastik terfragmentasi menjadi partikel kurang dari 5 milimeter yang kini ada di sungai, udara, makanan, dan garam. Anak-anak diajak berdiskusi dan melihat sampel mikroplastik dari sungai secara langsung.

 

Dalam sesi praktik menggunakan mikroskop portabel, siswa menemukan 19 partikel mikroplastik dalam 1 liter air hujan, terdiri dari 13 serat (dari serpihan ban) dan 6 filamen (dari pembakaran sampah plastik tipis seperti kantong kresek dan sedotan). Selain itu, Zhafran Alexander, siswa kelas 5, menemukan 28 partikel mikroplastik dalam 50 ml air panas yang dibungkus gelas kertas, setelah mengetahui gelas tersebut dilapisi plastik.

 

Para narasumber menekankan bahwa anak-anak adalah kelompok rentan terhadap paparan mikroplastik yang dapat masuk tubuh melalui makanan dan air minum. “Aksi mengurangi plastik harus dimulai sejak kecil. Anak-anak adalah agen perubahan yang bisa membawa pesan ini ke rumah,” ujar Alaika. 

Baca Juga: Mikroplastik di Jatim Terdeteksi Masuk ke Darah, Aksi Tolak Pembakaran Plastik

 

Sofi menambahkan bahwa kebiasaan kecil seperti membawa botol minum sendiri dan membuang sampah pada tempatnya dapat mengurangi pencemaran.

 

Baca Juga: Ramai Pembahasan Hujan Mikroplastik, Begini Saran Wali Kota Eri 

Kepala Sekolah Ibu Nursuciati, M.Pd., menyatakan bahwa temuan mikroplastik di air hujan mendorong sekolah untuk mengedukasi warga sekolah meminimalkan plastik sekali pakai dan melarang pembakaran sampah. “Kita mewajibkan membawa wadah guna ulang sendiri,” jelasnya.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu edukasi mikroplastik terbesar yang dilakukan Ecoton di SD sepanjang tahun 2025, dengan harapan menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sebagai investasi masa depan untuk melindungi sungai dan kesehatan generasi mendatang.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.