Jumat, 04 Sep 2026 19:04 WIB

Ramai Pembahasan Hujan Mikroplastik, Begini Saran Wali Kota Eri 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Nov 2025 18:35 WIB

Selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengingatkan warga agar tak menganggap enteng ancaman hujan mikroplastik yang kini mulai ramai dibahas. 

Ia menegaskan, bahaya itu bukan isu global semata, tapi bisa muncul dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Eri meminta warga berani menegur tetangga yang membakar sampah, karena aktivitas itu disebut sebagai pemicu utama penyebaran partikel mikroplastik ke udara dan air hujan.

“Kalau ada tetangga membakar plastik atau sampah, ya dilarang. Ini dampaknya ke anak cucu kita. Maka penggunaan plastik harus dikurangi,” tegas Eri, Minggu (23/11/2025).

Menurut Eri, pemerintah sudah mengeluarkan aturan pembatasan kantong kresek melalui Perwali, namun kebijakan akan sia-sia jika tidak diikuti perubahan perilaku masyarakat.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Ia menegaskan, kesadaran warga menjadi faktor penentu, bukan hanya larangan dari pemerintah.

“Kalau pemerintah melarang plastik, tapi warga masih pakai, ya sama saja. Saya berharap warga Surabaya menjaga bukan hanya untuk sekarang, tapi juga untuk masa depan,” ujarnya.

Eri juga mendorong warga untuk mengambil tindakan langsung ketika melihat pelanggaran lingkungan di sekitar mereka.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

“Kalau ada yang bakar sampah, matikan apinya. Kalau ada yang bawa kantong plastik, ingatkan,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan pencegahan pencemaran mikroplastik, mulai dari penindakan pembakaran sampah hingga pelarangan kantong plastik sekali pakai.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.