Sabtu, 06 Jun 2026 07:43 WIB

Mikroplastik di Jatim Terdeteksi Masuk ke Darah, Aksi Tolak Pembakaran Plastik

selalu.id - Komunitas lingkungan Ecoton dan GrowGreen menggelar aksi terkait ancaman mikroplastik di depan Gedung Grahadi Surabaya pada Kamis malam 4 Desember 2025. Aksi ini menyerukan penghentian pembakaran sampah plastik karena dianggap membahayakan kesehatan.

 

Baca Juga: Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

Peserta aksi mengenakan kostum yang menggambarkan manusia purba untuk menunjukkan bahwa pembakaran plastik merupakan praktik yang tidak sejalan dengan pemahaman pengelolaan lingkungan saat ini.

 

Anjar, Koordinator Aksi GrowGreen, menyampaikan temuan mikroplastik di air hujan Malang, Gresik, Surabaya, dan Lamongan. Ia juga menyebut adanya 23 bahan kimia plastik berbahaya dalam darah 32 perempuan pemilah sampah di Gresik.

 

“Ini bukti pembakaran sampah plastik menciptakan paparan kronis dan mengancam kesehatan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya kepada selalu.id.

 

Baca Juga: Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Belajar Bahaya dan Pencegahan Mikroplastik di Air Hujan

Penelitian bersama Wonjin Institute for Occupational Environmental Health Korea dan FK Unair mendapati kandungan BPA, ftalat, PAH, serta flame retardants yang berdampak pada hormon, metabolisme, reproduksi, dan perkembangan janin. Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti, meminta pemerintah meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

 

Sofi Azilan Aini, peneliti Ecoton, menjelaskan pembakaran plastik melepaskan partikel mikroplastik PM10, PM2.5, dan nano plastik serta toksin seperti dioksin. Partikel tersebut dapat terhirup dan masuk ke sistem peredaran darah.

 

Baca Juga: Ramai Pembahasan Hujan Mikroplastik, Begini Saran Wali Kota Eri 

“Ini dapat menyebabkan peradangan saraf, stres oksidatif, hingga penurunan fungsi kognitif dan risiko penyakit neurodegeneratif,” tegasnya.

 

Ecoton dan GrowGreen mendorong Pemerintah Jawa Timur menerbitkan peraturan untuk melarang pembakaran plastik. Rekomendasi lain berupa pengurangan plastik sekali pakai, moratorium insenerator, pembentukan satgas pengawasan, serta perlindungan kesehatan pemulung.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.