Jumat, 04 Sep 2026 18:36 WIB

Mikroplastik di Jatim Terdeteksi Masuk ke Darah, Aksi Tolak Pembakaran Plastik

selalu.id - Komunitas lingkungan Ecoton dan GrowGreen menggelar aksi terkait ancaman mikroplastik di depan Gedung Grahadi Surabaya pada Kamis malam 4 Desember 2025. Aksi ini menyerukan penghentian pembakaran sampah plastik karena dianggap membahayakan kesehatan.

 

Baca Juga: Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

Peserta aksi mengenakan kostum yang menggambarkan manusia purba untuk menunjukkan bahwa pembakaran plastik merupakan praktik yang tidak sejalan dengan pemahaman pengelolaan lingkungan saat ini.

 

Anjar, Koordinator Aksi GrowGreen, menyampaikan temuan mikroplastik di air hujan Malang, Gresik, Surabaya, dan Lamongan. Ia juga menyebut adanya 23 bahan kimia plastik berbahaya dalam darah 32 perempuan pemilah sampah di Gresik.

 

“Ini bukti pembakaran sampah plastik menciptakan paparan kronis dan mengancam kesehatan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya kepada selalu.id.

 

Baca Juga: Siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Belajar Bahaya dan Pencegahan Mikroplastik di Air Hujan

Penelitian bersama Wonjin Institute for Occupational Environmental Health Korea dan FK Unair mendapati kandungan BPA, ftalat, PAH, serta flame retardants yang berdampak pada hormon, metabolisme, reproduksi, dan perkembangan janin. Kepala Laboratorium Mikroplastik Ecoton, Rafika Aprilianti, meminta pemerintah meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

 

Sofi Azilan Aini, peneliti Ecoton, menjelaskan pembakaran plastik melepaskan partikel mikroplastik PM10, PM2.5, dan nano plastik serta toksin seperti dioksin. Partikel tersebut dapat terhirup dan masuk ke sistem peredaran darah.

 

Baca Juga: Ramai Pembahasan Hujan Mikroplastik, Begini Saran Wali Kota Eri 

“Ini dapat menyebabkan peradangan saraf, stres oksidatif, hingga penurunan fungsi kognitif dan risiko penyakit neurodegeneratif,” tegasnya.

 

Ecoton dan GrowGreen mendorong Pemerintah Jawa Timur menerbitkan peraturan untuk melarang pembakaran plastik. Rekomendasi lain berupa pengurangan plastik sekali pakai, moratorium insenerator, pembentukan satgas pengawasan, serta perlindungan kesehatan pemulung.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.