Kamis, 04 Jun 2026 21:33 WIB

Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Relevan Hadapi Krisis, Mufti Anam Sapa Warga Pasuruan

selalu.id - Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membumikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar pada 12 Desember 2025 dan diikuti oleh perwakilan berbagai komunitas warga di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

 

Baca Juga: Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Mufti Ajak Publik Perkuat Toleransi

Dalam paparannya, Mufti Anam menegaskan bahwa bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global, persoalan ketahanan pangan, hingga tekanan sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan tetap relevan sebagai pedoman untuk melewati tantangan tersebut.

 

“Situasi ekonomi yang tidak mudah belakangan ini membutuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial. Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi penting agar bangsa ini tetap kokoh,” ujar Mufti.

 

Ia menjelaskan bahwa konsolidasi Empat Pilar Kebangsaan pertama kali digagas oleh almarhum Taufiq Kiemas saat menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2009–2014. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Mufti menekankan bahwa Pancasila memiliki posisi sentral sebagai ideologi bangsa, dasar negara, sekaligus falsafah hidup masyarakat Indonesia. “Pancasila digali langsung oleh Bung Karno dari nilai budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia, dan pertama kali disampaikan dalam pidato 1 Juni 1945. Artinya, Pancasila benar-benar lahir dari rakyat Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Mufti: Nilai Kebangsaan Harus Dihidupkan

 

Lebih lanjut, Mufti mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Ia mencontohkan pentingnya memperhatikan kondisi lingkungan sekitar agar tidak ada warga yang mengalami kesulitan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan.

 

“Coba tengok tetangga kanan dan kiri. Jangan sampai ada yang kesusahan atau bahkan tidak bisa makan. Mari kita saling bantu dan saling peduli,” imbuh mantan Ketua HIPMI Jawa Timur tersebut.

Baca Juga: Mufti Anam Dorong Warga Hidupkan Semangat Kolektif Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan

 

Selain itu, Mufti juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan menghormati perbedaan suku, agama, serta latar belakang sosial. Menurutnya, persatuan adalah kunci utama kemajuan bangsa dan daerah.

 

“Perbedaan adalah keniscayaan. Kita semua adalah bagian dari rumah besar Indonesia. Kalau kita bertengkar karena perbedaan agama atau suku, negara dan daerah kita tidak akan bisa maju,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.