Selasa, 21 Jul 2026 08:08 WIB

Mufti Anam Dorong Generasi Muda Pasuruan Hidupkan Nilai Empat Pilar Kebangsaan

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Senin, 29 Des 2025 10:48 WIB
Foto:  pemantapan Empat Pilar Kebangsaan
Foto: pemantapan Empat Pilar Kebangsaan

selalu.id - Anggota MPR RI dari PDI Perjuangan, Mufti Anam, terus menguatkan pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

 

Baca Juga: Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Mufti Ajak Publik Perkuat Toleransi

Dalam acara yang berlangsung pada 13 Desember 2025 itu, Mufti Anam menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi kebangsaan yang kokoh dan relevan untuk menjawab tantangan masa kini maupun masa depan. Empat pilar tersebut menjadi pedoman penting agar bangsa tetap utuh dan berdaulat di tengah perubahan zaman.

 

Ia menguraikan bahwa gagasan pemantapan Empat Pilar Kebangsaan pertama kali diperkuat pada masa kepemimpinan almarhum Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR RI periode 2009–2014. Adapun empat pilar dimaksud meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Mufti Anam yang dikenal sebagai mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menilai bahwa keempat pilar tersebut lahir dari jati diri bangsa Indonesia. Nilai-nilainya tidak terlepas dari sejarah, budaya, serta karakter masyarakat Nusantara yang menjunjung kebersamaan dan toleransi.

Baca Juga: Sosialisasi Empat Pilar di Pasuruan, Mufti: Nilai Kebangsaan Harus Dihidupkan

 

Ia menyoroti Pancasila sebagai landasan utama kehidupan berbangsa. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pandangan hidup yang digali langsung oleh Bung Karno dari realitas sosial dan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Sejarah mencatat, Pancasila pertama kali disampaikan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945.

 

“Nilai-nilai Pancasila sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak muda bisa menerapkannya melalui sikap saling peduli, gotong royong, dan empati terhadap lingkungan sekitar. Jangan acuh terhadap tetangga yang mengalami kesulitan. Budaya saling membantu itulah wujud nyata pengamalan Pancasila,” tutur Mufti.

Baca Juga: Mufti Anam Dorong Warga Hidupkan Semangat Kolektif Berlandaskan Empat Pilar Kebangsaan

 

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum HIPMI Jawa Timur tersebut optimistis bahwa penghayatan dan penerapan Empat Pilar Kebangsaan secara konsisten akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin kuat dan berdaya saing.

“Jika nilai-nilai kebangsaan ini benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin bangsa Indonesia mampu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan global dengan tetap menjaga persatuan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.