395 Warga Beserta Harta Benda yang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru Dievakuasi
- Penulis : Dony Maulana
- | Senin, 08 Des 2025 12:51 WIB
selalu.id - Polri bersama TNI, BPBD, perangkat desa, dan relawan melakukan evakuasi warga serta pengamanan harta benda di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang terkena banjir lahar dingin akibat aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada Level III (Siaga).
Banjir lahar dingin terjadi pada Sabtu (6/12) pukul 13.17 WIB, membawa material lumpur dan batu melalui Curah Kobokan dan jembatan Besuk Kobokan hingga memasuki pemukiman. Rumah-rumah di Dusun Sumber Langsep dan Kebondeli Selatan terendam lumpur hingga satu meter, satu rumah hanyut, sembilan rumah lainnya serta satu masjid rusak.
Akses jalan sempat terhambat oleh material vulkanik, sehingga personel Polri bekerja dalam kondisi medan berat. Sebanyak 90 personel yang diterjunkan dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar membantu memindahkan harta benda warga, mulai dari dokumen penting hingga barang besar dengan kendaraan dinas, serta mengesampingkan kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Saat ini, 395 warga telah mengungsi di tiga titik di Dusun Sumber Langsep. PVMBG mencatat 35 kali erupsi Semeru dalam enam jam pengamatan, dengan asap kawah menjulang 1.000 meter dan hujan di puncak yang memicu aliran lahar. Masyarakat diminta menjauh 13 km dari sektor tenggara, 500 meter dari tepi sungai, dan 5 km dari puncak karena potensi lontaran batu pijar.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau warga untuk menghindari area berisiko dan mengikuti peringatan dini. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi bagi relawan untuk keamanan dan efektivitas bantuan. "Kami memastikan personel tetap siaga penuh dan upaya evakuasi, pengamanan, serta pembukaan akses akan terus dilakukan," tandasnya.
Baca Juga: Licin dan Brutal, Rekam Jejak Sadis Begal Pembacok Polisi Lumajang
Editor : Arif Ardianto