Senin, 02 Feb 2026 03:42 WIB

Jelang Nataru, KAI Perkuat 84 Km Rel Antisipasi Cuaca Ekstrem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Des 2025 19:34 WIB
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin

selalu.id - PT Kereta Api Indonesia KAI mempercepat penguatan jalur dan infrastruktur rel menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 sampai 2026. Penguatan dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan di tengah potensi cuaca ekstrem.

 

Baca Juga: Kabar Gembira, Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026 Kini Sudah Bisa Dipesan

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa asesmen dan inspeksi telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan jalur. Masa angkutan Nataru berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

 

Sebanyak 84 kilometer rel telah diganti menjadi tipe R54. Selain itu 150 wesel diperbarui dan penambahan ballast dilakukan di beberapa titik guna meningkatkan stabilitas jalur.

 

KAI menerapkan pemantauan ketat di Daerah Pantauan Khusus terutama jalur utara yang rawan banjir dan longsor. Seluruh titik rawan ditargetkan siap seratus persen sebelum 16 Desember.

Baca Juga: Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

 

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT Soerjanto Tjahjono meminta agar operator kereta mewaspadai ancaman cuaca yang tidak menentu. Ia menilai intensitas hujan berpotensi mengganggu perjalanan jika tidak diantisipasi.

 

Menurut KNKT. jalur rawan membutuhkan pengawasan intensif terutama ketika BMKG mengeluarkan peringatan cuaca.

Baca Juga: Jalur KA Utara Terendam Banjir, 7 Kereta dari Surabaya Dibatalkan, Ratusan Penumpang Refund

 

KAI memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas. Permintaan perjalanan diperkirakan meningkat selama libur akhir tahun.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.